Saturday, September 16, 2017

Panseksualisme, Penyimpangan Seksual yang Unik

Saluton Lebaiers!
Disuatu hari yang cerah merona, gue seperti biasa terlena oleh kasur dan kipas angin, namun karena mata gak kunjung tenggelam saking silaunya sinar mentari akhirnya gue putuskan untuk menambahkan televisi dalam daftar kasur dan kipas angin.

Lama nonton, gak kunjung ngerti juga gue sama apa yang gue tonton. Namun ada yang menggelitik gue sesaat, ketika tokoh lelakinya dengan lantang menyebut kalau dia Panseksual. Apa.. Apa.. Panseksual?
Macem mana lagi itu artinya, pikir gue.
Tanpa melihat kelanjutan filmnya, gue langsung buka browser dan cari arti panseksual yang agak ganjil buat gue.


"Panseksualisme adalah ketertarikan kepada orang lain tanpa memandang identitas gender atau jenis kelamin. Orang yang panseksual bisa saja tertarik pada laki-laki, perempuan, transgender atau interseks." (Sumber)
Lambang Panseksualisme
Nah nah.. udah mulai agak merinding disko? Gue sih udah.
Jadi disaat transgender makin marak dan makin lumrah diterima masyarakat, ada lagi muncul orientasi seksual baru.

Jadi sebenarnya orientasi seksual macem apa sih ini tuh?
Apakah permasalahannya karena trauma atau memang kecenderungan untuk mencintai sesama jenis? Jelasnya ini beda banget sama Lesbian, Homo atau hal-hal lainnya.

Panseksualisme diaku sebagai cinta yang hanya memandang kepribadian. Yep, jadi cinta pada jenis ini bukan secara ketat berorientasi pada hal-hal berupa seks saja, tapi lebih kepada kepribadian dari orang tersebut yang jelas tidak memandang apa jenis kelaminnya.

Ibarat kata nih ya, satu laki-laki yang berteman dengan satu orang transgender, dia udah ngerasa klik luar dalem atas bawah. Nah tanpa mau tahu dia itu transgender, laki-laki ini ya bakal sayang sama transgender ini.
Orientasinya emang agak samar, karena dia bisa aja suka sama orang yang gak terduga atau bahkan kalian.
Intinya sih orang yang punya orientasi seksual samar ini, tidak mesti suka sama satu jenis, beda jenis, gak mesti jika berhubungan harus ngeseks atau gimana.
Intinya cuman satu dia mencintai karena pribadi orang tersebut.

Sebenernya romantis banget sih, tapi sayang romantisnya salah alamat. ckck..
Inget kejadian di tahun 2015 ketika Mpok Miles Cyrus blak-blakan bilang dia Panseksual.
Dia ngerasa orientasi seksnya gak jelas dan gak lurus lalu setelah lama dia bertapa di gunung Sun Go Kong, dia mengidentifikasi dirinya sebagai Panseksualisme, semua orang heboh dan bahas gak pake habis, cuman negesin aja Panseksualisme itu apa.
Masalah timbul ketika para ahli berpendapat kalau Mpok Miles beruntung bisa mengidentifikasi dirinya sendiri, sedangkan mungkin saja diluar sana ada yang tidak bisa menyebut orientasinya sebagai apa.

Lalu kalau sayangnya sama beda jenis??? Kok agak rancu sih??

Nah mungkin ini pertanyaan juga buat kalian, jadi gini gaes..
Panseksualisme itu menganggap dirinya sendiri bukan wanita atau laki-laki, dia memandang orang pun bukan wanita, laki-laki ataupun transgender. Yang jelas pengidap penyimpangan ini menganggap bahwa dia tertarik melalui emosionalitas, pemikiran, rasa nyaman satu sama lain.
Nah pandangan yang akhirnya disebut "buta gender" ini membuat mereka disebut penyimpangan karena gak kayak umumnya dimana normalnya laki-laki pasti dengan perempuan, dalam kamus mereka gender tidak ada penyebutannya.

 


2 comments:

  1. I love reading your blogs. It always been so informative. This one was so informative too.Keep it up. So many best wishes for your future endeavours.

    ReplyDelete
  2. kalau dia buta gender arah kepribadiannya kemana kak?

    ReplyDelete

  • Etika Profesi Akuntansi