Saturday, September 23, 2017

Maria Harfanti Bicara Passion

Jadi beberapa waktu lalu gue punya kesempatan bertemu dengan seseorang yang emang inspiratif banget, gadis talented yang emang udah membuktikan dirinya.Gue gak berani sebut nama karena gak dibayar haha.. #canda

Namanya Maria Harfanti, gak tau?
Tadinya gue juga gak tau siapa dia,tapi ternyata dia Miss Indonesia tahun 2015.

Sumber

Piye?
kalau bahasa inggrisnya, geulis pisan euy..
Macem sejatinya Miss Indonesia yang udah udah, neng Maria Harfanti ini nampak sekali kesederhanaan dan bersahaja. Yang jelas gue sama dia mah lewat~~

Nah ada 3 hal yang gue inget banget dari pembicaraan neng Maria Harfanti ketika menjadi pembicara,
3 Kunci itu akan kita bahas satu-satu menurut pemahaman gue dari apa yang dia tuturkan.

1. Temukan dan capai

Sebenernya buat gue pribadi hal ini sering banget gue denger, mulai dari motivator kacangan sampe yang udah masuk penjara. Tapi anehnya sampe sekarang gue hanya bisa mengikuti kata hati yang sebenernya rada ngebingungin.

Jadi apa sih yang sebenernya ditemukan dan dicapai?
Ya, PASSION atau dalam bahasa Indonesia minat atau menurut definisi gue adalah sesuatu yang kalau kalian kerjakan akan membuat semangat menggelora. Terpujilah buat orang-orang yang udah nemuin Passionnya, rasanya kalian adalah pemilik kehidupan sesungguhnya.

Sumber
Perkara temukan dan capai adalah hal yang paling sulit untuk memulai.
Pertama lu harus bener menemukan apa yang bener-bener lu sukai dan ini prosesnya gak mudah. Kadang ketika lu udah nemuin, lu bimbang sama pilihan itu dan bertanya pada diri sendiri. Apakah benar ini yang gue inginkan?
Nah ibarat kata saat ini gue sendiri dalam kondisi meragukan apa yang gue inginkan.
Kedua, jika ingin mencapai harus ada kebulatan tekad dan niat yang kuat, namun sama seperti kasus pertama siaplah dihadang pertanyaan, apakah benar gue bisa mencapainya?

Macem motivator gadungan sebagai sesama masyrakat yang masih dalam fase Temukan dan Capai gue cuman bisa kasih semangat sambil kecup banjir buat kalian semua.
Kadang mikir juga umur segini masih belum tau arah dan tujuan, ah sudahlah. Biarkan tangan Tuhan merenda. hoho..


2. Ketekunan

sumber
Udah ketemu, ingin mencapai?
Sudah saatnya lu bertekun sampai tengkurap buat mencapai hal ini. 
Neng Maria Harfanti menegaskan bahwa tidak ada yang pernah sia-sia dari ketekunan, baik itu akhirnya tidak terpakai atau malah akan berguna sekali. Ingat! Tidak ada yang sia-sia dari sebuah Ketekunan. 
Bertekunlah pada satu hal sampai bisa benar. 
Mengertilah untuk mencapai tujuan itu apa-apa saja yang harus dibutuhkan,
Bertekadlah memenuhi tujuan tersebut,
Bersemangatlah untuk menghadapi segala rintangan yang ada didepan nanti.

Ya, gaes.. 
Karena gak semua masalah dateng begitu saja, Tuhan udah ngerancangnya. Mungkin saat-saat tersulit dibutuhkan ketika semangat kita lagi kendornya. Gak ada yang pernah tau rencana Tuhan dan kemana arahnya. Yang jelas ketika kita bertekun dan berdoa sungguh, Tuhan akan mendengarkan.
Well intinya sih Bertekun sambil Berpasrah kalau begini.

 3. Keikhlasan  

Sumber

Bertekunnya sudah sampai ubun-ubun, 
Usahanya udah paling max banget, ibarat ngisi air udah sampe tumpeh-tumpeh.
Ternyata semua gagal. 
Bukan rencana Tuhan bawa lu sampai ke tempat tujuan langsung, bukan rencana dia juga biar lu cepet-cepet sampe.

Lu dibuat menunggu, berpasrah dan menghempaskan begitu saja ke dasar bumi terendah.
Lagi-lagi titik terendah harus dirasakan, padahal tujuan yang hendak dicapai sudah didepan mata, bahkan Tuhan tidak membiarkan menyentuh barang sedikit saja.
Kita pun mulai berfikir sebenarnya kehidupan macam apa yang kita emban, seperti apa mau kehidupan terhadap hal-hal yang kita jalani.

Kita mulai ragu dan bertanya-tanya, apa benar Tuhan menginginkan ini semua atau ini hanyalah keinginan sepihak?
Lalu kita mulai mengendor, satu-satu ditinggalkan.
Tunggu-tunggu, Tuhan rupanya tidak ingin anaknya yang masih percaya terluka begitu saja. Pada akhirnya Tuhan memberikan satu buah cahaya dari lilin dengan nyala yang lemah.
Itulah kita, meski melemah namun percaya.
Semakin kita sadar, nyala api rupa-rupanya semakin membesar. 
Tujuan telah sampai, 
Bukan dengan rencana kita namun rencanaNya.
Bukan dengan apa yang telah dipetakan, namun dengan kejutan luar biasa menyenangkan.

Begitulah Tuhan bercanda dengan kita mengenai kehidupan.
Memberi harapan, menjatuhkan sampai titik terendah, memberi harapan lagi lalu menjatuhkan kembali namun di akhir jalan dia mengulurkan tangan, menggandeng kita bahkan menggendong kita karena kita sudah terlalu lelah berjuang. Sejenak digendong lalu membuat kita berdiri tegak kembali agar kuat melanjutkan perjalanan.

Yep, bukan cuman butuh ketekunan. Dalam usaha pun kita memerlukan keikhlasan yang tidak terkira atas usaha yang mungkin saja menurut orang lain sia-sia dan tiada guna. 
Ingatlah ini gaes, bahwa tidak pernah ada hal yang sia-sia yang kalian kerjakan demi impian kalian.

Sudah super atau masih kretek nih?
haha..
Yang jelas itu semua berdasarkan apa yang neng Maria sendiri jalani, gimana perjuangan dia kuliah, ternyata berakhir di jurusan lain dan profesi yang sungguh berbeda.
Yang jelas apa yang dia lakukan sekarang amat dia nikmati dan tidak akan pernah lupakan Kuasa Tuhan.

Akhir kata, bakar semua sampai habis. Jangan sisakan agar tidak menyesal sia-sia.

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi