Wednesday, July 5, 2017

Family Gathering : Kebun Raya Bogor


Kalau ngomongin Family Gathering pasti yang terlintas dalam benak kalian adalah liburan dari perusahaan bareng keluarga. Nah kalau yang dimaksud disini adalah pertemuan keluarga beneran.

Bukan kebetulan dari pihak nyokap bersaudara tujuh dan kelimanya berada di Jakarta, sisanya berada di Magelang jaga tanah leluhur.
Sehubungan dengan liburan yang luar biasa panjang, maka keempat keluarga memutuskan untuk melakukan family gathering.
Rame? lumayan.
Satu keluarga aje punya anak 1 sampe 4, jadi kalian bisa bayangin gimana keluarga gue dengan tuyul-tuyulnya berkeliaran.



Kebun Raya Bogor dipilih untuk jadi destinasi piknik keluarga besar. Dianggap kebun Bekasi kurang memadai maka Kebun Raya Bogor pun diincar, hihi..
Sehubungan suami salah satu keluarga kenal dengan orang-orang KRB alhasil kami masuk gratis tis tis, sadar masuk gratis pun ketika sudah pulang, salah satu keluarga dengan bijaknya bertanya,
"kita masuk gak bayar ya?"

Kalau keluarga sudah kumpul maka lempar guyonan pun biasanya kami lakukan, mulai dari menyindir "kapan nikah" (entah kenapa pertanyaan ini selalu ada dimana-mana) sampai guyonan absurd lainnya, yah intisarinya sih yang penting ketawa.

Untuk anak-anak yang terbilang banyak pun kami akhirnya menyediakan permainan, sederhana banget permainannya.

Permainan pertama
Mindahin karet dari satu tempat ke tempat lain, masalahnya karetnya taruh di rumput dipindahin ke gelas, nah kalian bayangin aja anak-anak sampe bungkuk-bungkuk gak jelas. haha..

Permainan kedua
Mindahin sedotan dari satu tempat ke tempat lain

Permainan ketiga 
Goyang jeruk, kebetulan ada keluarga yang bawa jeruk yasudah dipakai saja untuk goyang

Permainan keempat
Maenan uno stacko, lebih enak bawa bedak sebenarnya nih. Yang kalah mukanya dicoret-coret. Tapi yang jelas pas mainin ini kita cuman ngincer teriak uno stackonya ambruk aja.

Usai bermain kami pun mengunjungi jembatan merah yang terkenal kalau jalan berpasangan dengan berpegangan tangan akan putus (yaudahlah ya gue gak usah ditanya pegangan sama siapa), lalu ke pohon jodoh yang entah kenapa pohon aja udah bisa nemu jodoh gue kapan, terus ke bunga bangkai yang belum berbangkai, teratai raksasa lalu menikmati es krim dengan memandang istana bogor.


Bahagia sih sederhana, ke KRB bareng sama saudara-saudara.
Intinya sih berbagi tawa canda adalah hal yang patut disyukuri, bersama keluarga adalah nikmat tiada tara.

Dulu pun gue sering kumpul bareng keluarga dengan piknik diteras rumah, namun saat ada kesempatan kenapa gak sekalian cari suasana baru. Ditengah kebon misalnya, haha..

So, keluarga adalah orang-orang disekeliling kita yang bersedia tertawa dan menangis bersama. Tak usah nyata berfikir terlalu sulit nanti akan sulit melihat juga.

Okelah, salam lebai untuk FamGath tahun yang indah ini~~


No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi