Friday, October 17, 2014

Skripsaaaahh Part 5 : FINALLY!

Yak, akhirnya akhirnyaaaa.. :D
setelah berleha-leha dengan kemalasan menulis dan diburu berfikir gue akhirnya menyempatkan diri untuk kembali kerumah maya ini.. ^^
rasanya kangen juga sudah lama tidak menarikan jemari di keyboard hitam yang sudah bersetubuh dengan sidik jari gue..

Boleh dibilang ini late post banget, tapi yaaa.. sesuatu yang sudah dimulai tentulah ada akhir, dan inilah akhir dari perjuangan gue yang bernama SKRIPSI.. senang? gembira? ya tentunya, tapi dalam hati ada ketakutan setelahnya.. jadilah gue menikmati sebatas menikmati dan mencoba untuk tidak larut dalam gemerlap usai skripsi dan mendapatkan kata lulus. :))

Setelah berjuang menerobos gelapnya malam (sorry bray agak melankolis nih nulisnya karena sekarang ini jemari gue menari diiringi dengan To Feel The Fire dari One Ok Rock), menerobos gelapnya subuh, mati-matian demi mendapatkan restu dari dosen tercinta untuk maju kesidang guna mendapatkan gelar sarjana.
Bolak balik, dilempar-lempar.. Bekasi-Depok-Kenari dan begitu selanjutnya hingga terhenti di Cibinong, kediaman si bapak dosen tercinta untuk melakukan pra-sidang.
Jadi selain pemahaman kita pada materi, koreksi slide sampai pada pra sidang yang gak cukup sekali tiga kali, kita juga dituntut untuk bisa menjawab pertanyaan si bapak dengan syarat bila tidak bisa menjawab kembali keesokan harinya. Melelahkan? yaa... kadang gue sampe jatuh bangun dan hampir melambaikan bendera putih, gue juga pernah menitikkan air mata hanya untuk skripsi ini, merasakan kesulitan luar biasa, kenapa kok mau lulus begini banget susahnya, melihat bahwa bunga tetangga sudah tumbuh dan mekar tapi bunga gue masih kuncup dan cenderung menunjukkan keengganan untuk mekar.

Bolak balik ganti judul dari awal, ganti variabel pada akhirnya dan koreksi slide tepat sebelum sidang.
Ya, yang gue dapetin emang memuaskan, pada saat sidang gue gak mengalami kesulitan apapun, kesulitan yang berarti, dengan pertanyaan-pertanyaan yang bahkan lebih kepada nasehat.
Pada akhirnya nilai A pada skripsi seperti menjadi pelipur lara, meski ada gerutuan yang akhirnya gue keluarin juga..
Gile ajeee, gue kerjain sambil gue kelonin tuh skripsi saban hari, setia 24 jam udah kayak satpam mikir dan belajar, nilai A gue cuman nambah 0,02 ke IPK gue -__- fak!.
dapet nilai A? Puji Tuhan...
nambahnya cuman 0,02? Astajimm...
Rasanya gue jadi pengen gali pojokan kamar dan bilang "ma, biarkan aku beristirahat sejenak yaa.."

Yaa.. akhir kata terimakasih buat pembaca lebaiers yang setia ngebaca skripsaaaah yang gatau diri karena ampe lima part gini, thank you so much *ketjupbasah* kaliiiaaan luar biasa...
dan tentunya dibarengi dengan doa-doa kalian..... "aku saaayyaaang kaliiaaaann"
Semoga gue jadi sarjana yang sakinah mawardah warohmah yaaaa *njiir salah fokus*
Semoga gue jadi sarjana yang amanah dan kalian masih stay with me, gimana gue dengan kepolosan gue akhirnya menghadapi dunia nyata... semoga keperawanan jiwa gue gak hilang oleh laknatnya duniaa yaaa :")

Dan buat elo elo yang punya DP sama kayak gue (yang DP-nya sama aja tapi), yang mewajibkan anak didiknya make software ANFIS atau nama bekennya Adaptive Neuro Fuzzy Inference System, bisa ngehubungin gue melalui akun gmail gue, twitter atau Facebook. Gue pasti bantu kalian sebisa gue (bagaimana penerapan ini dalam sistem ekonomi) , karena sulitnya mencari yang bisa nolong tuh sakitnya disini *terus goyang*


thanks berat seberat badan gue buat kalian yang udah nyempetin datang :*


2 comments:

  1. Huwahahaha demen OOR juga kah? *tos* ahahaha ouou sistem itu jatohnya akuntansi atau ekonomi sih? Ya allah ada software-software macam itu ye? (beneran buta, nggak tau kalo anak akun atau ekonomi juga pake software2-an)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk lumayan, setelah dikenalkan oleh seseorang *halah*
      bukan itu adalah sebuah softwre yang harus dikuasai oleh anak teknik dan juga oleh ahli gempa.
      wetzz anak akun juga punya software bejibun nih :v

      Delete

  • Etika Profesi Akuntansi