Tuesday, March 4, 2014

Seminar Diseminasi Skripsi 2014


Gue gak bakal sadar kalo gue udah nginjek akhir semester kalo aja seminar atas inisiatif kampus ini diomongin dimana-mana, gue juga gak bakal nyiptain padanan kata yang cocok buat skripsi ini selain skripshit, dan gue juga gak bakal sadar kalo tahun ini gue nginjek umur yang makin makin dengan impian muda yang masih gemilang yaa meski saat ini gue juga gak bisa dibilang tua amat, menurut beberapa pakar ini adalah usia dimana semua bukan hanya berkembang dan melalui pematangan pikiran tapi juga sudah saatnya melangkah menjadi lebih matang. Tenang, bukan nikah yang gue maksud.

Oke, skripsi yang untuk beberapa orang menjadi momok yang lebih menakutkan daripada diputus pacar adalah hal mau gak mau harus dilalui oleh semua anak yang mau namanya dapet tambahan Sarjana, mau ekonomi kek, mau teknik whatev apapun itu yang baunya anak mau sarjana.
Selama seminar ini (belakangan gue baru ngeh) bahwa satu jam sebelum masuk dan satu jam sesudah masuk tampang mereka berbeda semua, dan timeline ataupun beranda Facebook gue udah gak perawan lagi karena tiba-tiba topik semua orang menjadi "semoga dimudahkan skripsinya", "semoga dipercepat lulusnya","semoga bisa dapat tema yang bagus" dan lain lain sampai gue bingung ini facebooknya siapa atau ini twitternyee sapee..

Lalu apa sih sebenarnya isi dari seminar yang terlaksana pada tanggal 24 Februari itu, dimana gue meninggalkan training sejenak untuk menghadiri seminar yang sebegitu pentingnya.

Seminar ini sendiri dihadiri oleh Bapak Toto Sugiharto, Ibu Reny dan terakhir Ibu Widi.
Pembicaraan dibuka tanpa basa basi dengan perbedaan kompre dan skripsi, dimana skripsi juga terbagi menjadi 2 haluan, yakni skripsi dengan SK otomatis dan skripsi proposal. Apakah yang membedakan ketiganya? apa pula yang menyebabkan perbedaan SK Otomatis dengan proposal padahal nama depannya sama-sama Skripsi??

Oke Kompre adalah keadaan dimana nilaimu kurang dari 3,0 tapi juga dalam kondisi Skripsi Proposal ditolak oleh Jurusan. Kompre adalah kondisi dimana loe bakal lebih cepat lulus, ketika lulus ujian maka semuanya selesai. Loe cukup pelajarin 2 mata kuliah wajib dan 1 mata kuliah pilihan (diantara Manajemen Strategik, Studi Kelayakan Bisnis dan Akuntansi Syariah). Dites secara lisan, apabila tidak lulus maka hanya perlu menunggu beberapa minggu untuk memulai tes kembali.

Maka Skripsi adalah kebalikan dari kompre, dimana nilaimu 3,0 dan 3,25. Dimana 3,0 berlaku Skripsi Proposal dan 3,25 keatas bila SK Otomatis turun maka berlaku Skripsi dengan SK Otomatis.
Jelas skripsi adalah pendalaman materi pada pengaplikasian nyata dalam sebuah perusahaan baik keuangan ataupun yang berkaitan dengan materi nantinya. Dan bisa dikatakan pula bahwa skripsi adalah jalur sulit yang akan menumbuhkan pengalaman dan ke-intensif-an loe dalam menggali satu hal yang berkaitan dengan materi yang diemban, tingkat kesulitannya pun ketika loe tidak lulus dalam sidang maka loe harus nunggu setahun lagi atau kalo loe udah merasa putus asa kayak digantung di tiang gantungan loe harus ngehabisin nirm loe yang berlaku 7 tahun untuk memasuki jalur kompre.

Gimana? Sampe sini loe pusing sama penjelasan gue? atau loe pusing sama apa yang harus dilakukan?

Bisa dikatakan untuk mahasiswa dengan IPK >= 3,0 diwajibkan untuk membuat proposal, gue rasa ini untuk mempermudah bagian jurusan untuk memilah milah siapa saja yang akan meneguk untuk mendapatkan Skripsi Proposal (karena untuk SK Otomatis, jurusan tidak punya andil untuk menentukan siapa saja melainkan bagian kampus).

Lalu nilai mana sajakah yang dilihat?
Nilai yang dilihat adalah berdasarkan IPK Utama 3,0 dan IPK pada Rangkuman Nilai berjumlah 3,0 untuk skripsi proposal dan 3,25 (untuk kemungkinan besar turunnya skripsi otomatis).
Tapi tidak bisa disangkal bahwa sekali lagi pihak kampuslah yang akan menentukan siapa saja yang masuk dalam kandidat skripsi otomatis dan diingatkan bahwa nilai yang terhitung adalah nilai murni tanpa UM atau Ujian Mandiri.

Ada yang kurang jelas? perlu ditanyakan? koment aja bung..

Karena gue bakal lanjut kepada pembuatan proposal, yang merupakan langkah pertama untuk memasuki quest skripsi #cielah berasa game, ngomongin quest segala.
Yang pertama adalah tentukan TEMA ; Tema yang diharapkan adalah fenomena yang telah terjadi (caranya ya tentu saja melihat situasi sekarang, baca jurnal atau baca skripsi terdahulu).
Tentukan teori > Alasan dasar > Cari di jurnal.
Ingat tidak ada plagiarisme!
Sebelum gue loncat ke yang lain, ada baiknya gue kasih tau juga kalo TEMA ini berkaitan dengan 2 hal, yang pertama adalah bagi yang nilainya >=3,0 bila lolos proposalnya maka bisa dikatakan bahwa dia mendapatkan Skripsi Proposal sedangkan untuk yang mendapatkan SK Otomatis bisa jadi Tema Proposal ditolak oleh Dosen Pembimbing atau diterima (yang berarti hanya melanjutkan saja).

Metode Pengumpulan Data sendiri diusahakan berpusar kepada :
a. Menggunakan Kuisioner
b. Melalui email ataupun tatap muka langsung
c. Kuisioner penelitian Klopping dan McKinney.
Pengujannya sendiri bisa memakai Uji Validitas dan Uji Reliabilitas *SPSS, we need youu*

Replikasi sendiri diperbolehkan asal tidak ada unsur plagiat, well kunci dari proposal yang diajukan ini adalah originalitas ide dan bagaimana judul itu akan menggentarkan para atasan untuk setidaknya memberikan ijin skripsi.
Pengajuan proposal sendiri adalah minggu kedua bulan maret yang diajukan ke jurusan. Nah udah pada mulai ketar ketir kan akan singkatnya waktu. Waktu memang yang paling memabukkan dibanding hal absurd lainnya, tidak pernah bisa dipegang apalagi dirasakan, yang ada hanyalah tiba-tiba saja~

Mungkin sepanjang tulisan gue, nyawa kalian sesaat melayang, sini gue tekenin lagi hal-hal itu :
  1. Pengumuman SK keluar di akhir maret 2014
  2. Kalau SK Otomatis proposal langsung diajukan ke DP, kalau SK tidak otomatis proposal yang telah diajukan kembali diajukan ke jurusan dengan membawa surat permohonan kepada kajur dan nilai dari SS,
  3. UM tidak berpengaruh terhadap nilai IPK
  4. Proposal IPK minimal 3,0
  5. IPK ujian utama minimal 3,0 kalau mau sidang dan tidak ada D-nya
  6. Proposal ditolak ya kompre

Pedoman untuk pembuatan proposal sebenernya bisa kalian liat di staffsite ataupun googling aja, tapi berhubung gue sendiri belom nemu jadi gue tulisin aja apa yang terpampang nyata di layar proyektor ketika dosen itu menjelaskan tata urutan proposal tahun lalu.

Bab I. Pendahuluan : 
  • alasan pemilihan judul, 
  • masalah dan 
  • tujuan 

Bab II. Landasan teori :

  • Teori secara ringkas dan 
  • jurnal yang dibaca (min 10) 
Bab III. Metodologi Penelitian :
  • Objek Penelitian
  • Variabel Penelitian
  • Metode pengumpulan data
  • analisis data
Daftar Pustaka

*Sekedar saran untuk alat uji analisis jangan hanya menggunakan SPSS saja, karena kebanyakan mereka yang hanya menggunakan SPSS ditolak sama atasan. Jadi usahakan menggunakan  2 alat analisis. Oke!
*Lalu data primer dan sekunder tidak terlalu dipusingkan, yang dipusingkan adalah keakuratan data tersebut ^^

Oke Siph!

JAGA SEMANGAT YAAA.. :D


No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi