Sunday, March 16, 2014

dari Kolombia sampai ke Japan 2

Well setelah berleyeh-leyeh dengan malang nasib ditanggung barsamo, sekarang gue bakal pamer ke kalian ngapain gue ke Galeri Nasional sampe kenapa gue bisa ngasih judul yang wew ini..
Setelah dengan perjuangan yang sangat banget ketempat ini, akhirnya kita sampe dan segera parkir motor.. seperti museum lainnya, galeri nasional ini juga sedang ada pemugaran dibelakanganya..
Awalnya sih kita mau kesini


Tapi lucunya satpam yang tiba-tiba jadi guide menyarankan agar kami ke pameran lukisan oro dulu, apakah itu oro, kenapa diberi nama itu, yuklaa segera kita bahas~


Begitu kita masuk ke dalam galeri ini, ada kesan yang mendalam, latar hitam dengan hiasan warna emas, yap hanya dua ini yang mendominasi dalam ruangan yang kami temui..
emas-emas yang namanya tak mau disebutkan pun menjelaskan pameran apa ini dan tujuannya apa..
Setelah gue cuap-cuap daritadi mengatakan bahwa ini adalah pameran lukisan, yang melukis sendiri adalah Pedro Ruiz, gak kenal? awalnya gue juga gak kenal.. tapi setelah gue googling rupanya gue adalah salah satu orang paling beruntung karena dapat menikmati karya lukisan Pedro Ruiz, seorang pelukis berdarah Kolumbia dan pameran lukisan yang bertema ORO : Jiwa dan Alam dari sebuah wilayah telah mengelilingi dunia semenjak 2009 sampai kini akhirnya tiba di Indonesia tepatnya Galeri Nasional, dan pada tahun 2010 Pemerintah Prancis menganugerahkan "Knight of Order of Arts and Letters". Nah, meskipun gue gak begitu ngerti lukisan tapi bangga juga bisa menyaksikan karya pelukis terkenal.
Lukisan-lukisan yang dilukis oleh bang Pedro ini sendiri gue bilang menawan hati, doi menjelaskan bagaimana keindahan alam Kolumbia, bagaimana kehangatan penduduk sekitar dan bagaimana warga Kolumbia menjalankan kehidupannya disana. Di tiap lukisan kita akan selalu menemukan orang, baik itu laki-laki, perempuan atau ibu dan anak dan juga kano, ya kano! rasanya bang Pedro mau menegaskan bahwa kehidupan Kolumbia dikelilingi oleh sungai atau semacamnya, dan mereka menyatu dengan alam untuk menjalani kehidupan mereka.
Lukisannya adalah pemandangan detail, bagaimana Kolumbia dibatasi, apa saja yang membatasi, dan uniknya kita menikmati lukisan itu harus dengan kaca pembesar, karena lukisannya kecil dan dengan kaca pembesar kalian bisa menikmati sensasi yang berbeda (sstt ditiap lukisan, dipojok kanan bawah selalu ada pengenal dia loh, Ruiz).. hmmm.. mungkin gue bisa kasih bocoran bagaimana bentuk lukisan itu~



Setelah melewati pencerahan, ah~ lukisan yang menggetarkan hati atau gue yang terlalu mendramatisir, yang jelas ini karya yang membuat gua takjub, gue baru pertama kali liat nih bagaimana lukisan bisa mendetail gitu, pengennya sih menelaah lebih lama tiap lukisan tapi waktu yang merepet karena dari Kolombia sampai ke Japan 1 gue udah muter-muter gak karuan sampe gak apal jalan mana aja yang dilalui, ckck..
So, beranjaklah kami ke pameran selanjutnya, pameran yang menjadi tujuan utama kami.. meski gue harus akui akhirnya ORO inilah yang membekas kedalam hati gue #haseek dah..

Oke kebetulan yang sangat adalah ketika gue ke pameran ORO gue dipandu satpam dan sekarang gue dipandu sama orang yang jaga pameran Japan itu sendiri, hihi berasa tamu di pandu kemana-mana..
Yap, isi buku tamu lalu diberi permen << ambilnya boleh sepuas hati, tadinya niat mau jual lagi tapi kayaknya kasian juga yaaa, wekekek.. usai beramah tamah sama yang jaga gue dan @ndydhi pun langsung melancarkan aksi begitu masuk, karena kami disambut sama Ultraman
aya ultraman gaaeesss..
Kamera siap ditangan, pose siap dipraktikan.. hihi.. gue dan @ndydhi emang anak paling narsiso sepanjang abad, meski gue akuin kadang kelewatan sampe kelewat juga makna sebenernya tuh pameran. XD
Jelas seperti di posternya, Japan : Kingdom of Characters, kita bakalan nemuin karakter-karakter dari tahun ketahunnya, dan juga karakter yang memiliki posisi terkuat sepertinya. Karena pada beberapa bagian gue gak ngeliat beberapa karakter yang gue harepin ada, Doraemon misalnya atau Astro Boy yang jadi cikal bakal perkembangan anime di Jepang. Gue gak menemukan itu, yang gue temui ya Ultraman, Hello Kitty, Gundam, Eva, dan beberapa karakter yang juga jadi simbol beberapa kota di Jepang. 
disetiap karakter terpasang tahun dan penjelasan karakter ini juga dijelaskan pula dari pabrikan mana dia dilahirkan. Disini juga ada kamar (yang katanya) kamar hello kitty tapi gue sama sekali gak liat patung Hello Kitty (yang jelas barang-barangnya semuanya Hello Kitty, dikemas dengan luar biasa sederhana) lalu di beberapa tempat ada televisi, yang menampilkan kartun.
Mungkin jelasnya bisa gue jabarin ke beberapa foto berikut yang mewakili penjelasan gue diatas..


Nah itu semua adalah bagian dari ruangan-ruangan yang ada di galeri ini. Bisa diliat gak ada Doraemon yang sebentar lagi final story atau yaaa kalo muluknya gue pengen ada Detective Conan yaa.. (fans berat)
Tapi ya gak ujug-ujug juga gue langsung gak suka pameran ini, tapi kurang puas ajaa.. kurang lama.. feelnya belum sepenuhnya dapet..
Tempat yang terlihat luas atau karakter yang terlalu sedikit dan gue pikir belum mewakili keseluruhannya, menjadikan gue agak bete jugaa.. 
Tapiiiiiiiiiiii tentunya gue berharap bahwa kedepannya mungkin semua karakter bisa tumpah ruah, gak cuman gundam tipe itu aja, tapi semuanya kalo perlu~ 
gak cuman tipi atau layar proyektor yang disuguhin, screening bisa kalii.. atau mungkin vocaloid sekalian masukin kesitu (wkwkw, jadi makin melebar dan makin gajelas)
oke sip, tidak puas bukan berarti membawa kekecewaan tapi membawa pengharapan yang baru kedepannya.. asal jangan terlalu banyak beraharap aja :P
Dan yang pasti petualangan nih hari gak bakal terlupakan, mulai dari tilang-tilangan, sasar-sasaran sampe sumpek-sumpekan sama kemalangan.
Soklah gooeesss terussss.. pantang mundur, jajal terusss #apasih 

2 comments:

  • Etika Profesi Akuntansi