Friday, February 7, 2014

Rindu di Bulan Agustus


Namanya Rindy Agustin..
Dia temanku.. Dia sahabatku,

Kami mengenal semenjak 3 tahun 2 bulan 3 minggu, ketika Aku memasuki masa kuliah, dia sekelas denganku, namun awal perjumpaan itu Kami tidak pernah lebih dari sekedar menyapa, tidak lebih dari sekedar berbasa-basi, membicarakan tugas dosen atau sekedar mengatakan hari ini cerah. Ya hanya sebatas itu.

Namun seiring waktu segalanya berubah, segalanya menjadi sesuatu yang kini ku syukuri.
Dia datang dalam perwujudan sederhana seorang teman yang tak terlalu dikenal dan kini, sampai didetik ini kami menjalin makna sahabat dalam setiap nafas yang kami hembuskan.

Bintang yang sama, tanggal ulang tahun yang berdekatan, menjadikan Kami memiliki banyak sekali sifat yang sama dan mirip, membuatku merasakan kenyamanan.

Meski pada akhirnya aku selalu tak siap untuk menyatakan bahwa Aku bangga sekali mempunyai teman yang bukan saja bisa kuajak bercanda, yang bukan saja bisa kusindir, yang bukan saja bisa kucela, yang bukan saja bisa kuajak bicara.
Meski pada akhirnya Aku hanya bisa bicara pada kelamnya langit, Aku hanya bicara pada tembok dikamar ataupun menuliskan di blogku, aku terlalu pengecut untuk menyatakan dengan keterusteranganku bahwa aku bangga mempunyai teman sepertimu. :)

Begitu banyak pelukan dan rasa indah berteman ini denganmu tapi sekali lagi aku terlalu pengecut untuk mengatakannya padamu, bahkan tindak tandukku pun tak sampai hati kadang membuatmu merasakan aku sebagai sahabatmu.

Sahabatku yang cantik, yang selalu dengan mudahnya tertawa, yang selalu dengan mudahnya melempar komentar kepadaku, yang selalu dengan manisnya mengatakan jangan ini itu saja, yang dengan baiknya temaniku disaat Aku butuh Engkau untuk menemani.
Ingatkah kepada kenangan-kenangan yang telah kita rajut selama ini?
Begitu banyak kenangan hingga tak muat kepalaku yang kecil ini untuk mengingatnya, terlalu banyak kenangan indah bersamamu yang membuatku merasakan hidup menjadi lebih indah.

Ingat gak Kamu ketika Aku menarikmu kepada kesukaanku dan akhirnya kamu malah juga menyukainya dan turut menyodori kegiatan-kegiatan itu? kala itu Aku hanya bisa tertawa dalam hati karena sahabatku kini bisa menyukai apa yang kusukai.

Tahukah kamu sahabat, kenapa aku menulis judul ini Rindu di bulan Agustus, karena sesuai namamu, Rindy yang terdengar seperti rindu, mungkin kerinduan orang tuamu pada seorang anak dan mungkin juga kerinduanku sebagai seorang sahabat yang selalu senantiasa mengikuti jejak langkahmu, Agustus adalah bulan dimana engkau dilahirkan dan Aku mengatakan dengan sangat bahwa Rindu itu memang benar ada di bulan Agustus, karena ada Kamu disana. ^^

Terima kasih sahabat sudah mau bersahabat denganku,
Terima kasih sahabat sudah mau menerima segala kurangku,
Terima kasih sahabat atas hari-hari yang mungkin terlewat bila tak ada dirimu,
Terima kasih sahabat atas warna yang indah ditiap dentang waktu berbunyi.


1 comment:

  1. Oh manis sekali kata"nya sampai gue terharu . Jdi terkesima pas membacanya . Terima kasih uda membuat cerita tentang gue untuk fans yang teramat menyangi gue . Kiss big hugs :* ^-^

    ReplyDelete

  • Etika Profesi Akuntansi