Sunday, February 2, 2014

Kepada Rachella

Untuk dirimu yang kini sedang berulang tahun, pertama mungkin kuucapkan selamat ulang tahun sayang, selamat untuk umurmu yang telah bertambah, dan selamat karena disepanjang umur ini engkau telah menghirup begitu banyak cinta, kerinduan dan berkah luar biasa dari Sang Pencipta.

Tentunya tak banyak yang kuberikan kepadamu, meski itu hanya sekedar sayang dan berbagi kenangan bersamamu, tapi Aku sepenuhnya mensyukurinya, mensyukuri segala nikmat kebersamaan kita bersama, selama 4 tahun ini, sayang disayang, selamat ulang tahun ponakan ku tercinta di hari ini genap umurmu bertambah, genap engkau menuju jenjang dunia yang lebih tinggi.

Aku tahu ketika engkau tertawa sayang, ketika engkau menangis, ketika engkau merenggut kesal, ketika engkau ngambek dan ketika aku tak sengaja membuatmu kesal bukan kepalang, tapi aku juga ingat ketika engkau tertidur dalam lelapmu, begitu tenang, begitu menyejukkan, begitu menyegarkan, mata air yang melegakan.

Ingat tidak, ketika engkau ponakanku sayang, duduk di pojok kamar sambil merengut kesal karena aku sibuk bermain dengan kakakmu, ingat tidak ketika aku akhirnya bermain bersamamu dan kakakmu malah yang merengut kesal, membuatku kebingungan namun kini ketika aku mengenangnya aku malah tertawa, kenapa kalian berdua begitu keras kepala dan tidak mau bermain bersama, padahal ketika aku tidak ada kalian bermain dengan sangat akur dan berbagi.

Rachella, ponakan yang amat kusayangi dan kucintai, yang selalu kurindukan entah itu tawamu atau tangismu, entah itu senyum manjamu atau rengekanmu, karena yang pasti seminggu tidak melihatmu membuatku selalu mengangkat telefon baik menanyakan kabarmu atau menanyakan kapan engkau akan datang bermain kesini, tapi ya itulah diriku yang selalu merindukan tawa renyahmu.

Rachella, aku mengatakan ini kepadamu kepada seluruh dunia, kepada pembaca setia blogku, bahwa engkau ponakan yang kusayangi, bahwa engkau ponakanku yang kini tengah beranjak umurnya, yang terlalu dini untuk kukatakan menantang dunia namun tidak terlalu dini untuk mengatakan bahwa dunia selalu menantimu dan siap memelukmu.

Aku ingin mengatakan bahwa duniamu adalah milikmu, tumbuhlah menjadi gadis yang cantik dan welas asih, yang begitu banyak kata syukur dalam kehidupan ini, yang menghargai berkah dari setiap jengkal kehidupan, yang menggunakan akal namun juga budi, yang menggunakan kepintaran tapi juga ketulusan. Jadilah seseorang yang mengenal toleransi dan ikhlas, jadilah seseorang yang mengenal bahwa sekejam apapun dunia ini, semunafik apapun orang-orang didalamnya kamu hanya harus sedikit, sedikit saja bekerja keras untuk menemukan seorang yang bukan saja membimbingmu dengan baik tapi juga menjadi pengingat bagi kehidupan yang indah, jujurlah atas apa yang engkau perbuat dan jadikan apa yang engkau lakukan sebagai buah kehidupan yang selalu menjadikan jalan hidupmu berkat yang luar biasa. :)

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi