Tuesday, February 18, 2014

Hartaku, Keluargaku

"Harta yang paling indah adalah keluarga"

Halo Mamaku sayang, Papaku ganteng yang ada di Surga, Halo juga untuk kedua kakakku, kedua ponakanku, dan saudara-saudaraku. ^^

Sungguh membahagiakan bisa ada di dunia ini, hadir ditengah-tengah kalian, dengan perbedaan yang saling kita miliki, yang saling kita punyai, dan akhirnya malah saling melengkapi Kita.

Kalian adalah keluarga yang sungguh mengagumkan meski terkadang kurasakan perpecahan, meski kadang kurasakan sebagaimana konflik keluarga muncul dan akhirnya menjauhkan satu dengan yang lain. Tapi kita sebagai keluarga bisa menghadapi semua itu, bagaimana kita menghadapinya, bagaimana kita akhirnya menyatukan kembali keluarga yang tercerai, meski pada akhirnya bilamana harus tetap ada yang dijauhi.

Syukurku adalah ketika dapat hadir dikeluarga ini dengan kasih yang berlimpah dan tak pernah membedakan, meski kadang Aku terlewat cemburu dia ya dan aku tidak tapi sebagaimana keluarga saling menopang satu dengan yang lain, saling menjelaskan. Tidak sekalipun terlintas bahwa Aku akan tinggal bersama keluarga yang terlihat membahagiakan daripada keluargaku ini.

Keluarga saling mengorbankan, Keluarga saling menyelimuti cinta dan kasih, Keluarga bukan hanya ada untuk saling memaki tapi juga untuk membahagiakan.
Kita tidak pernah seutuhnya berjalan mulus, selalu ada jalan bergejolak yang menghadang Kita sebagai keluarga, selalu ada jalan berliku yang harus dilewati, tapi sampai detik ini, senyum kita masih dapat tertoreh, kita masih dapat menangis bersama, saling berbicara dan beberapa kali melempar perbuatan ataupun kata-kata kasar, Aku tak akan bilang bahwa dikeluarga lain mungkin itu terjadi. Tapi bagaimanapun sebergejolak apapun, sekasar apapun kita pada satu saat tapi kita saling mengingat bahwa di satu saat yang lain kita tertawa bersama, kita saling iseng, saling lempar bantal dan menangis di bantal yang sama pula.

Meski iri itu muncul, meski jengkel itu timbul dan akhirnya teriakan kemarahan mengiringi kita saling ingat kita saling berbagi memori bahwa di satu saat kita bercanda bersama, berlarian bersama, mengejar mimpi yang mungkin sekarang kita tanggalkan ataupun masih kita kejar.

Keluarga adalah tempat berlindung meski dengan kenakalan keluarga tetap tempat ku berlari, Keluarga adalah tempat yang paling indah untuk dibagi duka lara. Dahulu sempat kumerasa sepi tiada teman, sepi hilang semua, sepi senyap dunia, tapi ketika akhirnya aku mengikuti arus waktu, kutemukan diriku tak pernah merasa sepi, selalu ada mama yang siap dipeluk, selalu ada kakak yang siap mendengarkan dan selalu ada kakak dengan mulut pedasnya yang siap memberikan semangat, selalu ada saudara-saudara yang siap menyediakan telinga ataupun tempat bermain sebentar.

Keluarga bukanlah sebanyak apa uang yang dimiliki, bukanlah sebanyak apa barang bagus yang dimilki, bukanlah sebagaimana mapannya kehidupan, bukanlah sebagaimana layaknya kehidupan yang dijalani. Keluarga adalah tempat berbagi, tempat dimana saling menghangatkan, tempat dimana kita saling berbagi tawa meskipun tidur kita hanyalah beralaskan kardus.

Pesan cinta untuk mereka yang merasa keluarganya adalah sebuah bencana dalam kehidupan, ketahuilah bahwa itu tidak dapat disebut bencana, Tuhan hanya memberimu percobaan untuk dilalui dan akan memberimu hadiah yang sangat indah diakhir episode bencana kehidupanmu. :)
Ketahuilah bahwa keluarga bukan hanya dia ibuku dia kakakku dan kita sedarah, tapi keluarga adalah yang saling menopang dan alasan kuat untuk hidup, dia bukan saja yang kau lihat ketika kau lahir, tapi Keluarga bisa siapa saja, orang disekelilingmu, yang memanjakanmu dengan keteduhan batin.

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi