Friday, December 27, 2013

[#TantanganMincut] Sancta Clausisme

Feliz Navidad! Feliz Navidad!
Hohoho.. Sebelumnya gue mau ngucapin dulu nih selamat bersukacita kepada Natal dan Liburan seumur biji jagung untuk diri gue sendiri, wehehehe..
Momentum Natal itu sebenernya yang paling ditunggu sama keluarga gue, yaa bukan lain karena gue ngerayainnya :D dan itu berarti Open House dirumah dan semua saudara berkumpul jadi satu, aah~~ hangatnya keluarga itu.
Ups kok jadi ngelantur, gue bukannya mau bahas keluarga Natal gue nih sob, tapi bahas tentang #TantanganMincut yang minta kita bertanya kepada diri kita sendiri


Nah nah karena kebetulan gue doyan ngelamun sambil salto, gue pun ngebayangin diri gue jadi Sancta Claus yang sayangnya berakhir dengan kesedihan, karena gue baru sadar St. Claus itu kan cowok --". Berhubung gue menghormati dan menghargai pemberian Tuhan yang Maha sekali, gue pun memutuskan untuk menjadi St Klaus versi diri sendiri, lagipula mana ada cerobong asep di Indonesia, huft~.

St. Klaus versi gue gak jauh beda sama St. Klaus yang udah jadi legenda ituuu braay, yaa gak jauh jauh ngasih kado, selalu tersenyum dan memberikan nasihat bijak (kecuali untuk nasihat bijak, biasanya yang gue keluarin adalah rayuan gombal daripada nasihat bijak, wkwkwk).
Tapi tentunya kado gue bukan berupa barang yang punya daftar list anak-anak baik sepanjang tahun dan kado untuk anak nakal, kado yang bakal gue berikan adalah sebuah kado dalam bentuk perbuatan. Ya, sederhana aja semisalnya ::

1. Membantu Nini-nini menyebrang jalan 
Masih suka liat anak muda jaman sekarang bantu orang tua nyebrang jalan? boro kali.. yang ada ditinggal dibelakang tuh nini-nini suruh nyebrang sendiri. 

sumber
2. Membantu orang yang keberatan membawa barang belanjaan
Ah~ bukan terima kasih lagi biasanya ibu-ibu yang dibantuin juga merasa terharu betapa baiknya dan santunnya anak muda jaman sekarang

sumber
3. Memberikan permen kepada anak kecil
Gak ada yang salah loh dari memberikan permen kepada anak kecil, ini tuh malah kayak kebiasaan St. Klaus di emol-emol itu yang suka ngasih permen ke anak-anak yang ngejeberin kebaikan mereka di sepanjang tahun itu

sumber
4. Menunjukkan arah orang yang tersesat
Sepele? tapi ini sangat berarti bagi mereka loh.. :)) bayangkan kalo lu gak ngerti jalan pulang dan cuman bisa ngorek tanah tanpa ada satu pun orang yang nanggepin lu *sakiiiitt
sumber (Robot membantu orang yang tersesat)

5. Membantu orang tua
Meski jadul kadang kita ngeremehin satu kali perbuatan untuk tidak membantu dan akhirnya tanpa sadar menjadi sebuah kebiasaan untuk sekali-sekali saja membantu
sumber
6. Selalu tersenyum dan bertegur sapa
Senyum itu ibadah dan senyum itu menyejukkan apalagi kalo ditambah tegur sapa makin akrab deh hubungan sesama tetangga. Udah pada tahu dong tiap kali kita kesulitan orang pertama yang akan membantu ataupun menolong adalah tetangga
sumber
7. Menyebarkan kebaikan lewat blog
Eh ini serius loh, kita tuh selalu bisa menyebarkan kebaikan lewat blog ataupun platform yang lainnya, toh apa yang dilihat mata selalu dicerna oleh pikiran, apa yang diresapi selalu menjadi perbuatan :D
sumber
Begitu sederhananya ya menjadi St. Claus. Semua orang itu bisa loh jadi St. Claus, ketika lu baca judul tulisan ini juga lu menyatakan bahwa lu bisa jadi St. Claus. 

Sancta Claus-is-me

Intinya seorang St.Claus juga adalah kebaikan bagi sesama, kemurahan hati dan respect terhadap lingkungan. 
Nah, respect itu kunci bagi kehidupan loh, so.. jangan pernah sulit untuk menjadi St. Klaus, sungguh deh gak usah punya rusa terbangnya dan seabrek kado fisik karena melalui perbuatan sederhana sudah menjadi kado terindah bagi yang lainnya. ^^



2 comments:

  1. ternyata ga harus punya hadiah banyak dan rusa terbang untuk jadi seorang santa
    good luck GAnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap, yang penting adalah rasa dalam kebersamaan :D

      Delete

  • Etika Profesi Akuntansi