Thursday, July 18, 2013

Pertemuan Gue dan Mamenia

cikicciiieeww lebaiers
dalam episode mengenang ini, gue mau mengenang gimana setaun yang lalu gue terlibat dalam pekerjaan ini dan bagaimana akhirnya gue buat post-an ini karena setaun itu

ketika gue masuk ke kampus dengan alasan "dekat dari rumah" gue pikir gue gak akan pernah ke Depok, tapi itu salah, salah sekali, karena sampe sekarang gue terus wara-wari bekasi-depok, bukan maen dah..
dan ketika gue masuk ke kampus ini gue pikir gue gak mau masuk BEM karena sudah lelah gue mau coba jadi AsLab.. karena sepertinya itu lebih keren.
FYI ajeh.. di Kampus gue tercinta yang lokasinya dari ujung bekasi ujung jakarta sampe ujung depok, gak kenal namanya AsDos (Asisten Dosen), tapi lebih dikenal dengan nama AsLab (Asisten Laboratorium), perbedaannya gak jauh mendasar sih, bedanya cuman lokasi pengajarannya aje, kalo AsDos yang kayak ditipii-tipi kan tuh mahasiswa ngegantiin dosen dan pergi ke lokasi dimana mahasiswa/i-nya pada nongkrong, kalo AsLab itu mahasiswa/i-nya yang nyatronin... nah bedanya itu doang, sisanya adalah sama-sama ngajar...
waktu pertama kali gue daftar itu sebagai aslab akdas (akuntansi dasar) dan untungnya gak perlu nunggu lama, karena pagi-siang ujian dan sorenya udah pengumuman daaaaannn keputusannnya adalah gue..

entah mungkin karena kecantikan wajah gue atau karena badan gue yang terlalu sekseh (dan mungkin ini adalah pengharapan gue karena sebenernya tes yang baru gue jalanin adalah tes tertulis XD)
akhirnya setelah itu gue vakum karena meratapi nasib sampe akhirnya gue jenggotan  gue pun menyadari bahwa hidup adalah pantang menyerah, akhirnya dengan semangat '45 gue pun mengikuti tes lagi, kali ini coba Lab Manajemen Menengah atau yang akhir-akhir ini sering gue sebut dengan Mamen dan pelakunya adalah Mamenia..
Ujiannya berlangsung selama 3 hari kalo gue gak salah inget, maklum setaun yang lalu,
dimulai dengan ujian tertulis, ujian tutorial dan akhirnya wawancara sesama aslab lalu wawancara staf (lah 4 hari yak.. hahaha, pokoknya segitulah hari ujiannya) dan jeng jing jeng.. akhirnya gue


gak nyangka juga gue sempet terkaget kaget sampe salto 8 generasi bergulingan 7 tingkat 
mungkinkah mereka menyadari kecantikan gue?? #jengjeng
mungkinkah mereka menyadari keberadaan gue?? #jengjeng
dan ini masih menjadi sebuah misteri buat gue, karena gimana pun ketika gue tes tutorial gue cuman modal otak doang, haha... sedangkan syarat-syarat yang kudu dibawa gue gak bawa, modul yang buat ajang tutorial pun gue gak bawa, tapi sing namanya rejeki yo wesss rejeki..
dan dari sinilah gue mulai merajut kenangan-kenangan antara gue dan Mamenia angkt 20..
nantikan cerita selanjutnya yaaa :D dalam post Personil Mamenia Angkt 20  

1 comment:

  • Etika Profesi Akuntansi