Tuesday, July 3, 2012

Dirimu Kamu


sesuatu itu berubah menjadi ketakutan..
dalam angan yang tercipta dan engkau pun terwujud.. 
dalam ketakutanku engkau hadir..
menentramkan hatiku kala bergejolak
mendamaikan hatiku kala terombang ambing
menyejukkan hatiku kala aku dibalut kekalutan..
engkau segalanya dan segalanya adalah engkau..
ketika masa berganti dan kita tetap bergandengan
hangatnya kasih ini mengaliri kita berdua, 
merasuk kedalam nadi nadi kehidupan..
berdenyut mengiringi detak nafas ini..
engkaulah engkau engkau dalam hatiku..
ketika malam datang dan terbayang engkau tak lagi mendekapku 
aqu pun menangis dalam lembah kekelaman dan terjun dalam kesyahduan air mata
begitu kuatnya rasa ini sampai aqu terhempas dan diam tak berdaya..
meski aqu menapak tegak menantang langit 
namun..
hilangnya dirimu tak kan mampu membuatku menapak tegak melihat mentari..
mentari yang bersinar menjadi kelabu seiring berlalunya engkau dari hadapanku..
inilah rasa itu..
rasa yang engkau tanamkan dalam rapuhnya jiwaku..
jagalah aku dan tetaplah disisiku..
bila angin memaksamu untuk pergi..
izinkanlah..
aqu hilang tertelan bumi untuk tetap menjaga utuh rasa ini.. 
rasa yang terlanjur berubah menjadi jantung bagi hidupku..


Puisi berbalut cinta untuk sang cinta yang telah lama ternanti

Dari aku yang menggila-gilaimu, 

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi