Tuesday, October 18, 2011

4G (Four G)


"Gag Galau Gag Gahol

Holaaaloolupp… :))
Ups ups ketemu lagi ni sama saya kali ini qta akan ngebahas tentang muda banget,” alhamdulilah yaaahh, sesuatu banget.. “ *ala syahrini
Hihi.. apa kabarnya bocah bocah blogger?? Pastinya luar biasa dengan semangat membara meluap-luap doong, secara Orang Mudanya Jejaring gituuuhh.. ^.^
Bahasan saya kali ini ntuuhh adalah GALAU.. yap yap
Give me G give me A give me L give me A give me U and we saaaayyy.. so sadness..
Beberapa tahun ini emang gencar banget yaa kata kata yang beraroma galau, hampir dimana-mana ituh kata kata menampakkan diri, gag makan ya jadinya galau, dijauhin temen ya jadinya galau, gag ada yang sms jadinya galau, gag punya uang jadinya galau, ngedekem dirumah aja jadinya galau, diputusin pacar lebih lebih jadi galau tingkat dewa, walah walah dari hal penting sampe gag penting pokoknya jadi galau deh… tapi tapi emang galau itu sendiri apa siih..
Ternyata eh ternyata galau itu adalah bahasa baku dalam perilmuan Bahasa Indonesia, terbukti dengan adanya penampakan Galau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia EYD, ada artiinya boo.. “gag nyangka ya, sesuatu banget” XD
Jadii sobat sobit, sebenernya menurut bang KBBI EYD, galau itu berarti : ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau
Wuichh geleng-geleng deehh..
Galau sendiri bisa dilukiskan sebagai perasaan dimana seseorang memikirkan hal-hal  secara lebay, lalu bingung ketika memikirkan apa yang harus dilakuin terhadap hal tersebut dengan pikirannya sendiri, sehingga emosi menjadi tidak stabil, pikiran pusing, lalu mendadak imsomnia. Galau juga perasaan emosi labil seseorang saat ia tidak dapat menentukan pilihan, takut akan yang terjadi nanti, apakah sesuai harapan atau tidak, benar atau salah ya…???, bimbang, dan gak’ percaya diri dengan apa yang sudah dipilih untuk menjadi sebuah pilihan dan keputusan akhir yang diambil.
Nah, jika sudah terinfeksi, jangan dibiarkan berlama-lama mengendap dalam diri. Berikut nee saya kasiih beberapa sarannya :
Ø  Stop nyalahin diri sendiri, Tuhan itu lebih ngertiin qta banget kq..
Ø  Hadapi dengan senyuman, berpikir positif, dan tenang dalam menyelesaikannya.
Ø  Selalu aja merasa beruntung, agar bisa terus bersyukur atas semua nikmat dari Tuhan.
Ø  Lakukan kegiatan positif dan berguna, lalu nikmatilah semua itu.
Ø  Dengarkan lagu-lagu yang disukai
Ø  Kumpul bersama teman-teman, kerabat, keluarga, lalu sharing dan curhat ke mereka. Tetapi jangan sampai salah pilih orang, karena bisa makin’ runyam ntar masalahnya. Bukannya nyelesain’ tapi malah nambah, capek deh…
Ø  Hadapi yang akan terjadi, bukan malah menghindari dan takut. Menghindar itu berarti pribadi kalah dan merusak diri dari segi mental.
Ø  Perbanyak beribadah. Meminta pertolongan dan petunjuk kepadaNya, dan temukan kedamaian ketika telah melakukan ibadah dan meminta solusi langsung kepada Sang Maha Esa.
Eh eh guys, for fyi, galau gag cuman nyerang yang masih ababil aja lho, kadang yang udah labil pun masih sering ditemplokin.. XD  but, in life we must feel Spirit, Fight, and always HAPPY.. ^^

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi