Sunday, June 5, 2011

Tersenyumlah..


meski langit tak secerah dahulu
meski langit tak tersenyum lagi padamu
meski langit tak lagi berpihak padamu
ingatlah kami sahabatku sayang..
kami ada disini..
meski kami hanya dapat merangkai seribu kata..
meski kami hanya bisa berucap seribu kata..
dan engkau masih tertawa dibalik kesakitanmu
namun kami ingin engkau tau sahabatku sayang
ada kami disini..
berteriaklah.. menangis sesukamu.. 
namun jangan sendiri..
berteriaklah.. menangis sesukamu..
dengan kami disini..
lalu setelah itu tersenyumlah..
berbagilah bagi kami beban yang tak tertanggungkan itu..
berbagilah bagi kami sakit yang tak tertahankan itu..
berbagilah bagi kami pedih itu..
berbagilah bagi kami perih hati itu..
berbagilah bagi kami luka itu..
meski kami tak selalu ada untukmu..
meski kami tak selalu ada didekatmu..
namun kami ingin engkau tau..
sayang kami.. jiwa kami..
berbagi sepenuhnya denganmu..
sahabat..
satu untuk selamanya..
selamanya untuk satu..
dan akan bertahan sampai darah tak lagi mengalir..
dan akan bertahan sampai nafas terhenti..

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi