Monday, February 7, 2011

bermain saham


Panduan Investor Pemula
Bermain di pasar saham bisa memberikan keuntungan yang jauh berlipat ganda dibandingkan dengan menyimpan uang di deposito atau berinvestasi di obligasi. Namun bermain di pasar saham juga bisa menyebabkan kerugian yang cukup besar. Oleh karenanya sebelum memutuskan untuk bermain saham sangatlah penting untuk mengevaluasi apakah anda adalah seseorang yang bersedia mengambil risiko yang sepadan untuk keuntungan yang sepadan. Risiko yang semakin besar akan menghasilkan keuntungan yang semakin besar.
stock price Bermain Saham Untuk Pemula
Berikut ini adalah langkah-langkah yang anda perlukan sebagai pemula untuk bermain saham.
Rumusan Umum:
1. Anda harus mempunyai keinginan yang cukup besar untuk bermain atau mengetahui cara bermain atau mempunyai keinginan yang kuat untuk memperoleh keuntungan dengan berinvestasi di pasar saham. Hal ini harus tertanam dalam diri anda sejak awal, atau jangan pernah bermain saham, sebaiknya beli reksadana saja.
2. Bermainlah dalam jumlah yang cukup kecil terlebih dahulu, misalnya Rp 10 juta atau Rp 20 juta mengingat selalu ada kemungkinan menghasilkan rugi bisa kecil bisa juga besar. Oleh karenanya bermainlah dalam jumlah uang yang kecil, seperti pilot project. Kalau anda mulai merasa nyaman dan mengetahui cara bermain untuk menghasilkan keuntungan, maka secara perlahan anda bisa menambah jumlah uang yang diinvestasikan. Ketika menambah jumlah yang diinvestasikan, selalu ingat bahwa uang yang anda tambahkan tersebut bisa habis, jangan hanya mengingat untung yang pernah anda peroleh, tetapi wajib mengingat bahwa investasi anda bisa berkurang bahkan habis. Anda tidak pernah tahu kapan sebuah peristiwa penting yang memberikan dampak negatif terhadap pasar terjadi; tiba-tiba saja bisa terjadi harga-harga anjlok, dan anda tidak sempat keluar dari pasar.
Rumusan Teknis:
1. Lihat arah perekonomian, taksir laju pertumbuhan nasional
Penting untuk mengetahui ke mana arah pertumbuhan ekonomi, artinya apakah sedang boom, atau depressi atau diantaranya. Kalau ekonomi sedang dalam pertumbuhan yang semakin meningkat, maka itulah saat yang paling tepat berinvestasi. Sebaliknya apabila pertumbuhan ekonomi sedang dalam keadaan negatif, maka sebaiknya keluar dari pasar, kecuali anda sudah biasa shorting dan punya pengalaman sebagai trader.
2. Pilihan industri dan track recordnya. Pilih industri yang anda familiar dan lebih senangi/sukai. Pelajari sejarah industri tersebut secara mendalam dan baca pendapat-pendapat para ahli tentang industri tersebut. Pilih industri yang punya track record yang baik dalam memberikan keuntungan.
3. Pilihan saham dan track recordnya
Pilih 1 atau 2 saham, jangan lebih, dalam industri point 2 tersebut diatas. Pilih yang mempunyai track record yang baik.
4. Lihat PE
Saham yang Anda pilih tersebut harus yang mempunyai PE terendah dalam industri tersebut. PE adalah ratio antara harga pasar saham per lembar dibagi dengan net income bersih per lembar saham. PE pada dasarnya adalah angka relatif. PE 10 bisa disebut murah apabila PE yang lain lebih tinggi. Namun secara umum, sekarang ini PE 10 bisa dikatakan batas murah dan mahal, walaupun ini tidak ada dasar teorinya.
5. Kapitalisasi
Pilih saham yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar. Artinya nilai rupiah pasar saham yang beredar cukup besar. Sehingga para penggoreng saham tidak mempunyai cukup uang untuk menggoreng saham tersebut. Artinya kalau kapitalisasi pasar dari suatu saham kecil, maka pemain perseorangan dengan mudah dapat mengerakkan harga saham naik turun dengan jumlah modal yang dimilikinya.
6. Sentimen Pasar
Perhatikan sentimen pasar. Walaupun PE saham kita rendah, dan kapitalisasinya besar, sentimen pasar sering menjadi penentu naik turunya harga saham kita. Sentimen ini yang paling umum adalah indeks harga saham regional. Sentimen yang kedua, kejadian menarik yang berpengaruh di industri dimana saham kita berada. Misalnya kenaikan harga komoditas tertentu dan pengaruhnya terhadap keuntungan perusahaan yang sahamnya kita miliki. Sentimen ketiga adalah angka-angka perekonomian secara umum, misalnya angka pemberitaan angka laju pertumbuhan ekonomi, naik turunnya suku bunga oleh bank sentral, angka inflasi, angka pengangguran, angka order retail, sentimen konsumen, secara umum angka daya beli konsumen.
Saham adalah salah satu produk keuangan. Kita mengenal pasar finansial yang terbagi dalam pasar modal dan pasar uang. Saham termasuk produk pasar modal yang merupakan bukti kepemilikan kita terhadap perusahaan yang menerbitkan sertifikat saham tersebut. Saham ada nilai intrinsik maupun nilai aktualnya. Untuk bertransaksi saham juga ada aturan main tersendiri.
main saham Belajar Bermain Saham
Beberapa tips cara bermain saham :
* Perlakukan saham sebagai “human”, bukan dipahami semata-mata ”by the book” saja. Lihat juga orang-orang yang mengelolanya, pemain di belakangnya (market maker, player, follower) dan karakteritik masing-masing, baru kemudian masuk ke analisis dan tools yang digunakan.
* Jangan sepenuhnya percaya pada data-data keuangan, apalagi yang belum diaudit dan/atau belum disahkan oleh Bapepam. Indonesia adalah salah satu contoh emerging market, dan karakteristik utama dari pasar seperti ini adalah data yang seringkali unreliable. Jadi, tetaplah bersikap konservatif dan hati-hati.
* Ada baiknya Anda mulai dengan mengoleksi saham-saham blue chip yang turun harganya karena sentimen right issue. Tak apa, dalam waktu yang tidak terlalu lama, biasanya harganya segera terkoreksi dan merangkak naik. Return saham-saham blue chip biasanya average, tapi cukup layak untuk dipegang dalam jangka waktu lama.
* Anda juga bisa mengikuti aksi yang dilakukan para bandar. Bermainlah bisnis online sedikit dengan saham gorengan. Biasanya, saham ini tidak terlalu banyak peredarannya sehingga mudah dikatrol dan dipermainkan harganya. Ciri-cirinya, volume transaksi saham ini cukup besar dan nilainya turun tapi kemudian perlahan-lahan naik. Sekali lagi, hati-hati karena tren bisa segera berbalik dengan cepat dan gunakan hanya jika ada uang berlebih.
* Disiplin. Tetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, 33% di atas dan 5% di bawah. Taati aturan itu dan jangan sekali-kali mengikuti nafsu dan emosi Anda. Kalau Anda berani mengambil resiko, tidak apa-apa tanpa cut loss, kecuali 1) Anda pakai margin, 2) harga saham sudah tergolong tinggi, dan 3) ketika Anda masuk, harga atau tren berbalik arah.
* Tekun dan geluti secara serius. Lakukan analisis dan review portofolio secara berkala. Saya sarankan untuk memegang tidak lebih dari 9 jenis saham saja. Fokus pada maksimal 3 saham dan hold 1-2 saham untuk tetap dipegang untuk satu tahun. Kemampuan manusia terbatas, jadi baiknya jangan terlalu greedy.
* Belajar fundamental ekonomi global dan emiten tertentu adalah suatu keharusan. Lebih baik lagi jika Anda juga mengikuti selalu berita nasional dan mengamati korelasinya dengan gerakan di bursa.
* Simak karakteristik unik bursa. Misalnya, biasanya ada kecenderungan naik sekitar April-Mei sebagai antisipasi publikasi laporan keuangan dan pembagian dividen (sell). Sebaliknya, pada bulan September-Oktober seperti sekarang, biasanya kecenderungan turun karena sepi, tidak ada berita dan aktivitas (buy). Sementara pada akhir tahun ada kecenderungan naik, sebagai antisipasi window dressing dan menyambut january effect (sell). Pada bulan Februari-Maret, biasanya terjadi koreksi pasca window dressing dan january effect (buy). Begitu seterusnya.
* Broker juga manusia. Ajak mereka makan siang dan make friendship. Lakukan saja dengan tulus. Jangan pernah mengharapkan Anda akan mendapatkan insider information dari sini. Selain tidak etis, hal itu juga melanggar hukum (ilegal).
* Mohon bimbingan yang di atas. Percayalah bahwa banyak variabel yang berpengaruh tetapi berada di luar kendali kita. Di situlah peran tangan Tuhan berkuasa. Dan ketika Anda mendapatkan gain, jangan lupa sumbangkan sebagian dari apa yang Anda terima dan tetaplah bersikap rendah hati. Investor besar yang saya tahu rata-rata orang yang low profile, sederhana, dan tidak suka banyak bicara.
Informasi, analisis/strategi, sikap mental dan emosi, serta luck, tetap merupakan faktor utama yang menunjang keberhasilan Anda.
Jenis-jenis Indeks di Bursa Efek Indonesia
a. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Perhitungannya menggunakan semua saham yang tercatat sebagai komponen perhitungan indeks dimana satuan perubahan indeks dinyatakan dengan satuan poin.
b. Indeks Individual
Indeks individual menggunakan indeks harga masing-masing saham terhadap harga dasarnya. Perhitungan indeks ini menggunakan prinsip yang sama dengan IHSG yaitu: Harga pasar / Harga dasar x 100%
http://coki002.files.wordpress.com/2008/11/ihsad6.png?w=428&h=296

c. Indeks Harga Saham Sektoral
Indeks ini mulai diberlakukan tanggal 2 januari 1996 dari BEJ, indeks sektoral terdapat 9 sektor. Menggunakan semua saham yang termasuk dalam masing-masing sektor:
· Sektor-sektor primer (ekslaratif)
1. Pertanian
2. Pertambangan
· Sektor-sektor sekunder (industri manufaktur)
3. Industri dasar dan kimia
4. Aneka Industri
5. Industri barang konsumen
· Sektor-sektor tertier (jasa)
6. Properti dan real estate
7. Transportasi dan infrastruktur
8. Keuangan
9. Perdagangan, jasa dan investasi
d. Indeks LQ45
Indeks LQ45 adalah jenis indeks yang terdiri dari 45 saham / emiten dengan likuiditas yang tinggi, yang dipilih setelah melalui beberapa kriteria pemilihan saham. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas saham tersebut juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar.
Berikut adalah kriteria tertentu dan seleksi utama sebuah saham untuk masuk dalam LQ45:
1. Masuk dalam ranking 60 besar dari total transaksi saham di pasar regular (rata–rata nilai transaksi selama 12 bulan terakhir).
2. Ranking berdasar kapitalis pasar (rata – rata kapitalisasi pasar selama 12 bulan terakhir).
3. Telah tercatat di BEJ minimum 3 bulan.
4. Keadaan keuangan perusahaan dan prospek pertumbuhannya, frekuensi dan jumlah hari perdagangan transaksi pasar reguler.
BEJ secara rutin memantau perkembangan komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45. Pergantian saham akan dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan awal bulan Agustus.
Indeks LQ45 dihitung mundur hingga tanggal 13 Juli 1994 sebagai Hari Dasar, dengan Nilai Dasar 100. Untuk seleksi awal digunakan data pasar Juli 1993 – Juli 1994. Hasilnya, ke 45 saham tersebut meliputi 72% total market kapitalisasi pasar dan 72,5 % dari nilai transaksi di pasar reguler.
e. Indeks Jakarta Islamic (JII)
Merupakan indeks terakhir yang dikembangkan oleh BEI, indeks ini merupakan indeks yang mengakomodasikan syariat-syariat investasi dalam islam atau indeks yang berdasarkan Syariah Islam. Dalam indeks ini terdapat 30 saham pilihan yang telah memenuhi syarat menurut Syariah Islam, sebagai tolak ukur saham-saham yang dihalalkan dalam melakukan jual-beli saham.

Tips Dan Cara Bermain Saham

Chiko at 14.08
Bermain saham bagi orang awam seperti saya sangat rumit dan berliku-liku. Bukan maksud saya untuk terjun ke dunia saham menyaham hehheh tapi ini hanya sekedar informasi buat teman-teman yang mau bermain saham. cara bermain saham sebenarnya sangat mudah yang penting kita telah memahami aturan2 yang ada.. (ya iyalah)

Saham adalah salah satu produk keuangan. Kita mengenal pasar finansial yang terbagi dalam pasar modal dan pasar uang. Saham termasuk produk pasar modal yang merupakan bukti kepemilikan kita terhadap perusahaan yang menerbitkan sertifikat saham tersebut.

cara Bermain saham, seperti juga wahana investasi lain atau seperti juga menjalankan usaha, ada tips dan trik yang bisa dipelajari.

Ini adalah beberapa tips bercinta atau cara bermain saham

* Perlakukan saham sebagai “human”, bukan dipahami semata-mata ”by the book” saja. Lihat juga orang-orang yang mengelolanya.
* Jangan sepenuhnya percaya pada data-data keuangan, apalagi yang belum diaudit dan/atau belum disahkan oleh Bapepam. Indonesia adalah salah satu contoh emerging market, dan karakteristik utama dari pasar seperti ini adalah data yang seringkali unreliable. Jadi, tetaplah bersikap konservatif dan hati-hati.
* Ada baiknya Anda mulai dengan mengoleksi saham-saham blue chip yang turun harganya karena sentimen right issue. Tak apa, dalam waktu yang tidak terlalu lama, biasanya harganya segera terkoreksi dan merangkak naik. Return saham-saham blue chip biasanya average, tapi cukup layak untuk dipegang dalam jangka waktu lama.
* Anda juga bisa mengikuti aksi yang dilakukan para bandar. Bermainlah bisnis online sedikit dengan saham gorengan. Biasanya, saham ini tidak terlalu banyak peredarannya sehingga mudah dikatrol dan dipermainkan harganya. Ciri-cirinya, volume transaksi saham ini cukup besar dan nilainya turun tapi kemudian perlahan-lahan naik. Sekali lagi, hati-hati karena tren bisa segera berbalik dengan cepat dan gunakan hanya jika ada uang berlebih.
* Disiplin. Tetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, 33% di atas dan 5% di bawah. Taati aturan itu dan jangan sekali-kali mengikuti nafsu dan emosi Anda. Kalau Anda berani mengambil resiko, tidak apa-apa tanpa cut loss, kecuali 1) Anda pakai margin, 2) harga saham sudah tergolong tinggi, dan 3) ketika Anda masuk, harga atau tren berbalik arah.
* Tekun dan geluti secara serius. Lakukan analisis dan review portofolio secara berkala. Saya sarankan untuk memegang tidak lebih dari 9 jenis saham saja. Fokus pada maksimal 3 saham dan hold 1-2 saham untuk tetap dipegang untuk satu tahun. Kemampuan manusia terbatas, jadi baiknya jangan terlalu greedy.
* Belajar fundamental ekonomi global dan emiten tertentu adalah suatu keharusan. Lebih baik lagi jika Anda juga mengikuti selalu berita nasional dan mengamati korelasinya dengan gerakan di bursa.
* Simak karakteristik unik bursa. Misalnya, biasanya ada kecenderungan naik sekitar April-Mei sebagai antisipasi publikasi laporan keuangan dan pembagian dividen (sell). Sebaliknya, pada bulan September-Oktober seperti sekarang, biasanya kecenderungan turun karena sepi, tidak ada berita dan aktivitas (buy). Sementara pada akhir tahun ada kecenderungan naik, sebagai antisipasi window dressing dan menyambut january effect (sell). Pada bulan Februari-Maret, biasanya terjadi koreksi pasca window dressing dan january effect (buy). Begitu seterusnya.
* Broker juga manusia. Ajak mereka makan siang dan make friendship. Lakukan saja dengan tulus. Jangan pernah mengharapkan Anda akan mendapatkan insider information dari sini. Selain tidak etis, hal itu juga melanggar hukum (ilegal).
* Mohon bimbingan yang di atas. Percayalah bahwa banyak variabel yang berpengaruh tetapi berada di luar kendali kita. Di situlah peran tangan Tuhan berkuasa. Dan ketika Anda mendapatkan gain, jangan lupa sumbangkan sebagian dari apa yang Anda terima dan tetaplah bersikap rendah hati. Investor besar yang saya tahu rata-rata orang yang low profile, sederhana, dan tidak suka banyak bicara.

Informasi, analisis/strategi, sikap mental dan emosi, serta luck, tetap merupakan faktor utama yang menunjang keberhasilan Anda. Tiga faktor pertama bisa Anda pelajari, namun satu faktor terakhir hanya bisa Anda dapatkan dengan mendekatkan diri dengan yang di atas.
Bermain di pasar saham bisa memberikan keuntungan yang jauh berlipat ganda dibandingkan dengan menyimpan uang di deposito atau berinvestasi di obligasi. Namun bermain di pasar saham juga bisa menyebabkan kerugian yang cukup besar. Oleh karenanya sebelum memutuskan untuk bermain saham sangatlah penting untuk mengevaluasi apakah anda adalah seseorang yang bersedia mengambil risiko yang sepadan untuk keuntungan yang sepadan. Risiko yang semakin besar akan menghasilkan keuntungan yang semakin besar.
Apabila risiko yang semakin besar menghasilkan keuntungan yang hanya kecil saja, berarti kita salah menerapkan strategi keuangan yang paling dasar, higher risk higher profit atau lower risk lower profit. Hal ini yang mendasari mengapa suku bunga deposito cukup rendah, karena risiko deposito juga cukup rendah.
Dengan demikian, memilih bermain saham, bukan deposito bank, berarti harus memperoleh keuntungan yang lebih besar dari deposito. Bila ternyata keuntungan diperoleh lebih rendah dari bunga deposito, maka ada yang salah dalam cara anda bermain saham.
Berikut ini adalah langkah-langkah yang anda perlukan sebagai pemula untuk bermain saham. Tulisan ini mengasumsikan bahwa anda telah membaca buku yang cukup untuk mengerti mekanisme bermain saham, serta prosedur membuka rekening di perusahaan sekuritas.
Rumusan Umum:
1. Anda harus mempunyai keinginan yang cukup besar untuk bermain atau mengetahui cara bermain atau mempunyai keinginan yang kuat untuk memperoleh keuntungan dengan berinvestasi di pasar saham. Hal ini harus tertanam dalam diri anda sejak awal, atau jangan pernah bermain saham, sebaiknya beli reksadana saja. Rumus Pertama adalah: anda harus punya dorongan atau hasrat yang kuat untuk bermain saham dan untung.
2. Bermainlah dalam jumlah yang cukup kecil terlebih dahulu, misalnya Rp 10 juta atau Rp 20 juta mengingat selalu ada kemungkinan menghasilkan rugi bisa kecil bisa juga besar. Oleh karenanya bermainlah dalam jumlah uang yang kecil, seperti pilot project. Kalau anda mulai merasa nyaman dan mengetahui cara bermain untuk menghasilkan keuntungan, maka secara perlahan anda bisa menambah jumlah uang yang diinvestasikan. Ketika menambah jumlah yang diinvestasikan, selalu ingat bahwa uang yang anda tambahkan tersebut bisa habis, jangan hanya mengingat untung yang pernah anda peroleh, tetapi wajib mengingat bahwa investasi anda bisa berkurang bahkan habis. Anda tidak pernah tahu kapan sebuah peristiwa penting yang memberikan dampak negatif terhadap pasar terjadi; tiba-tiba saja bisa terjadi harga-harga anjlok, dan anda tidak sempat keluar dari pasar. Rumus kedua adalah: selalu ingat bahwa uang yang anda investasikan bisa berkurang atau bahkan habis.
Rumusan Teknis:
1. Lihat arah perekonomian, taksir laju pertumbuhan nasional
Penting untuk mengetahui ke mana arah pertumbuhan ekonomi, artinya apakah sedang boom, atau depressi atau diantaranya. Kalau ekonomi sedang dalam pertumbuhan yang semakin meningkat, maka itulah saat yang paling tepat berinvestasi. Sebaliknya apabila pertumbuhan ekonomi sedang dalam keadaan negatif, maka sebaiknya keluar dari pasar, kecuali anda sudah biasa shorting dan punya pengalaman sebagai trader.
2. Pilihan industri dan track recordnya. Pilih industri yang anda familiar dan lebih senangi/sukai. Pelajari sejarah industri tersebut secara mendalam dan baca pendapat-pendapat para ahli tentang industri tersebut. Pilih industri yang punya track record yang baik dalam memberikan keuntungan.
3. Pilihan saham dan track recordnya
Pilih 1 atau 2 saham, jangan lebih, dalam industri point 2 tersebut diatas. Pilih yang mempunyai track record yang baik.
4. Lihat PE
Saham yang Anda pilih tersebut harus yang mempunyai PE terendah dalam industri tersebut. PE adalah ratio antara harga pasar saham per lembar dibagi dengan net income bersih per lembar saham. PE pada dasarnya adalah angka relatif. PE 10 bisa disebut murah apabila PE yang lain lebih tinggi. Namun secara umum, sekarang ini PE 10 bisa dikatakan batas murah dan mahal, walaupun ini tidak ada dasar teorinya.
5. Kapitalisasi
Pilih saham yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar. Artinya nilai rupiah pasar saham yang beredar cukup besar. Sehingga para penggoreng saham tidak mempunyai cukup uang untuk menggoreng saham tersebut. Artinya kalau kapitalisasi pasar dari suatu saham kecil, maka pemain perseorangan dengan mudah dapat mengerakkan harga saham naik turun dengan jumlah modal yang dimilikinya.
6. Sentimen Pasar
 Perhatikan sentimen pasar. Walaupun PE saham kita rendah, dan kapitalisasinya besar, sentimen pasar sering menjadi penentu naik turunya harga saham kita. Sentimen ini yang paling umum adalah indeks harga saham regional. Sentimen yang kedua, kejadian menarik yang berpengaruh di industri dimana saham kita berada. Misalnya kenaikan harga komoditas tertentu dan pengaruhnya terhadap keuntungan perusahaan yang sahamnya kita miliki. Sentimen ketiga adalah angka-angka perekonomian secara umum, misalnya angka pemberitaan angka laju pertumbuhan ekonomi, naik turunnya suku bunga oleh bank sentral, angka inflasi, angka pengangguran, angka order retail, sentimen konsumen, secara umum angka daya beli konsumen.
Demikian beberapa panduan untuk bermain saham untuk pemula. Jika anda disiplin dalam langkah-langkah tersebut di atas kemungkinan besar anda tidak akan mengalami kerugian. Masih ada banyak list atau trik-trik yang bisa dipelajari dalam bermain saham saat anda telah jauh terjun di dalamnya. Namun sebagai pemula, jangan sampai Anda menjadi bagian dari 90% pemain saham pemula yang umumnya merugi sebelum mulai untung. Anda tidak perlu merugi lebih dulu, anda bisa langsung untung. Lakukan ke 6 point tersebut diatas dengan disiplin penuh.
Selamat mencoba.
(Redaksi)

Cara Mencari Saham yang Bagus

Oleh Peter Suf andri*
Katakan saja, nilai rata-rata hasil test di satu kelas SMA yang terdiri dari 40 murid mengatakan Nilai adalah 6,3. Anto nilainya 5,2 dan Anda 8,5. Jelas nilai Anda lebih baik dari Anto. Tapi sebenarnya bagus jelek lebih ditentukan oleh nilai rata-rata kelas. Apabila nilai rata-rata adalah 4 maka nilai Anto masih termasuk bagus.
SP500 adalah nilai rata-rata dalam dunia saham. Apabila Anda mau beli saham carilah yang nilainya di atas SP500, jangan yang di bawah. Gampangnya, apabila ada test mendadak di kelas dan Anda tidak siap, mungkin Anda akan menyusun rencananyontek. Mana yang Anda pilih, duduk di samping yang nilainya 3 atau yang 10? Pasti yang di sebelah juara kelas.
Yang ingin saya katakan adalah jika mau sukses di pasar modal,hanya perluNyontek! Saya akan coba jelaskan apa yang saya maksud dengan kalau ingin suksess nyontek. Henry Ford adalah bangsa Amerika yang menciptakan mobil, itu adalah fakta. Bangsa Jepang telah mengebom "Pearl Harbour" hingga . di benci oleh masyarakat Amerika. Tapi mereka kulit tebal, datang ke Amerika dan belajar membuat mobil. Hari ini, Toyota dari Jepang lebih laris dari Ford buatan Amerika. Jadi kalau mau cepat sukses Nyontek!
Kenapa Taiwan menjadi Silicon City di Asia? Sederhana. Karena pemerintah Taiwan mengizinkan perusahaan Amerika invest di sana. Pertama orang Taiwan hanya pekerja tapi mereka juga belajar sehingga terjadi Transfer Technology Kenapa kualitas produk China meningkat? Seperti Taiwan, pemerintah China mengizinkan perusahaan Taiwan, AS Eropa untuk invest agar mendapatkan teknologi canggih secara
gratis. Itu sebabnya pemerintah China sangat melindungi investor dan buat mereka happy di China, sebab jika mereka hengkang bukan cuma uang yang kabur tapi Ilmunyaikut kabur. Saya berharap satu hari pemerintah Indonesia bisa melihat kebenaran yang sangat sederhana ini agar bangsa Indonesia menjadi Negara Terkuat di Asia bahkan dunia.
Bagaimana konsep nyontek di atas di aplikasikan pada pasar modal? Misalnya Anda suka pada Apple (AAPL) karena produknya yang luar biasa dan mempunyai CEO yang brilian. Mari kita periksa apakah AAPL memang perusahaan yang luar biasa. Buka Yahoo Finance, masukin kodeAAPL Di kanan atas ada satu kotak yang menampilkan gerakan saham AAPL ini yang di kenal dengan Chart. Click pada 1 y - One Yearatau tampilkan gerakan saham
AAPL selama 12 bulan terakhir. Setelah terbuka, click Compare pilih SP500laluDraw. Garis Merah adalah SP500 dan Anda bisa lihat sendiri selama 12 bulan terakhir SP naik berapa % dan AAPL naik berapa persen. Jelas dari sini AAPL adalah perusahaan yang luar biasa. Saat penulis menulis astikel ini, SP500 naik 40% dan AAPL 120% dalam 12 bulan terakhir.
Siapa yang membuat saham bergerak? Anda suka AAPL lalu membeli AAPL 10 lot kemudian besoknya AAPL +5%, Anda untung! Tapi apakah saham naik karena Anda beli 10 Lot? Atau karena kemarin omset AAPL naik 5% sehingga sahamnya juga naik 5%.
Dunia saham sama dengan dunia usaha yang dikenal dengan Supply and Demand. Barang kurang dan banyak pembeli maka harga dinaikkan, barang banyak tapi kurang pembeli maka harga di
turunkan.
Dalam dunia nyata tanya diri Anda siapa yang mampu sekali beli banyak? Jawabannya adalah Fund Manager atau Institusi. Reksa Dana adalah contohnya, ada investor hanya punya dana 5 juta dan ada yang punya 50 juta. Semua dana ditampung oleh fund manager lalu setelah terkumpul dana 100 miliar mereka yang belanja saham.
Saat ada pembelian jumlah besar, maka saham dipastikan akan bergerak ke Utara, sebaliknya saat saham dibuang dalamjumlah besar maka akan gerak ke Selatan. Kesimpulannya, jika Anda cari saham buat jangka panjang, cek dulu berapa % saham ini di kuasai oleh institusi.
Cara cek masukin kode Ticker ke Yahoo Finance. Di menu kiri ada Menu Company lalu click Key Statistics. Lihat bagian kanan ada bagianShare Statisticsdan lihat% Held by Institutions! (Bersambung).
Cara Mencari Saham yang Bagus. Oleh Peter Suf andri* Katakan saja, nilai rata-rata hasil test di satu kelas SMA yang terdiri dari 40 murid mengatakan Nilai adalah 6,3. Apabila Anda mau beli saham carilah yang nilainya di atas SP500, jangan yang di bawah. Mana yang Anda pilih, duduk di samping yang nilainya 3 atau yang 10? Itu sebabnya pemerintah China sangat melindungi investor dan buat mereka happy di China, sebab jika mereka hengkang bukan cuma uang yang kabur tapi Ilmunyaikut kabur. Saya berharap satu hari pemerintah Indonesia bisa melihat kebenaran yang sangat sederhana ini agar bangsa Indonesia menjadi Negara Terkuat di Asia bahkan dunia. Misalnya Anda suka pada Apple (AAPL) karena produknya yang luar biasa dan mempunyai CEO yang brilian. Buka Yahoo Finance, masukin kodeAAPL Di kanan atas ada satu kotak yang menampilkan gerakan saham AAPL ini yang di kenal dengan Chart.
http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png

Tips Saham Beli Sesuai Tujuan Investasi Investor

Tips saham: beli saham sesuai tujuan investasi saham. Tujuan investor beli saham: cari untung vs koleksi saham bagus.

Tips beli saham terbaik untuk cari profit adalah beli saham yang anda tahu waktu terbaik kapan beli saham dan waktu terbaik kapan jual saham.

Investor saham harus tahu kapan waktu terbaik jual saham, karena investor harus jual saham untuk profit saham. Walau harga saham naik setinggi langit, bila saham tidak dijual, maka investor saham belum dapat profit.

Tips investasi saham bagus untuk koleksi saham yaitu: beli saham dengan nama terkenal atau beli saham hot yang sedang dibicarakan.

Tujuan investasi saham faktor penentu saham bagus untuk dibeli. Bila tujuan investor cari uang, nama saham tidak penting, info kapan jual beli saham lebih penting.

Saham tidak terkenal biasanya hasil investasi lebih besar, walau resiko investasi juga lebih besar. Prinsip high risk high return berlaku untuk semua jenis investasi, termasuk saham dan bisnis.

Saham tips: apa tujuan investasi saham? cari untung atau koleksi saham bagus? Analisa tujuan investor investasi sebelum beli saham sesuai tips saham.
Buat pemain baru seperti aku sangat bermanfaat bisa bisa mengerti kriteria saham yang bagus untuk di beli dalam bursa saham yang secara online bisa di ikuti setiap saat di manapun kita bisa berkoneksi dengan internet. Memang dibutuhkan wawasan yang luas perihal ciri saham yang lebih bagusnya kita beli atau tidak kita beli, yang selain hanya berdasar pada fondamental perusahan yang menjual sahamnya di BEI. Lha di sini aku hanya ingin sekedar berbagi informasi buat sobat atau para pemain saham baru seperti aku ini, gak ada salahnya to kalau sekedar berbagi informasi...Karena aku termasuk yang kurang berhasil dalam permainan ini, karena sebagian kecil investor masih ada yang menganggap bahwa saham blue chips jaminan mutu: tidak bakal rugi apabila dibeli

Saham blue chips memang senantiasa menjadi barang dagangan yang favorit di bursa efek. Ia ibarat barang dagangan dengan kualitas prima, sehingga banyak orang yang menyukai. Makanya saham blue chips selalu mudah dilempar ke pasar karena peminatnya besar.

Saham blue chips bukanlah saham yang berharga mahal Rp4.000, Rp5.000 atau di atasnya. Ini penting untuk dipahami karena selama ini ada kesan seolah-olah saham yang harganya mahal merupakan ciri utama saham blue chips. Tidak selalu saham yang harganya mahal masuk kategori saham blue chips. Ada banyak contoh untuk itu.

Sebagai ilustrasi, misalnya saham PT ABC diperdagangkan di Rp4.000. Di sisi lain, kinerja dari PT ABC dari tahun ke tahun hanya mampu menghasilkan laba bersih per saham (earning per share -- EPS) sekira Rp40 per saham. Itu berarti jika dihitung, price earning rasio dari PT ABC adalah 4.000/40 yakni mencapai 100 kali. Dengan PER sebesar 100 kali, maka harga saham Rp4.000 bisa dinilai terlalu mahal dan tidak reasonable. Saham seperti ini jelas tidak termasuk kategori saham blue chips.

Dari ilustrasi di atas tampak sekali bahwa saham yang harganya tinggi, belum tentu masuk ke dalam kategori saham blue chips. Tapi pada umumnya, saham blue chips memang seringkali mempunyai harga yang tinggi. Ini bisa dimaklumi mengingat pihak yang berminat memiliki cukup banyak.

Umumnya saham blue chips memiliki ciri sebagai berikut: Kinerja keuangannya sehat, artinya dalam kondisi ekonomi normal dan stabil selalu mencatat pertumbuhan laba bersih dari tahun ke tahun, membagikan dividen kepada pemegang saham, jumlah saham yang beredar di masyarakat (floating share) tinggi sehingga likuiditas saham di pasar juga tinggi, ditransaksikan pada harga yang wajar, pergerakan atau fluktuasi harga saham di pasar berlangsung secara wajar, tidak melompat-lompat dan manajemen dikelola secara profesional (bukan manajemen keluarga). Ciri seperti ini yang membuat pelaku pasar senantiasa memburu saham-saham blue chips.

Namun begitu, harus dipahami bahwa yang namanya pasar tetap saja pasar. Harga selalu berubah sesuai penawaran dan permintaan. Kendati saham blue chips, tapi harganya bisa naik dan bisa juga turun, tergantung situasi pasar saat itu. Jika Anda melakukan transaksi harian (daily trading) jangan diartikan saham blue chips selalu memberikan capital gain. Tapi jika Anda memiliki horizon investasi yang cukup panjang, saham blue chips biasanya selalu memberikan gain kepada pemiliknya

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi