Sunday, October 24, 2010

Tragedi Bahasa Baju

Hai Vodkerz in everything u are..
Pernah merasakan hal lumrah yang belum tentu lumrah?
Pernah merasakan hal yang aneh tapi gak tau kenapa aneh?
Kini cobalah menunduk dan perhatikan baju yang anda kenakan –dan jangan yang orang lain kenakan- dan pastikan menunduklah bila baju anda ada tulisannya –yang gak ada tulisannya gak usah nunduk, eh dia ikut nunduk, hehe-
Okey, bila bahasa itu bahasa Jawa atau Indonesia tulen mungkin no problemo namun bila bahasa yang tercantum adalah bahasa asing kita patut was was bin curiga siapa tau bahasa yang terkandung adalah bahasa yang seratus persen vulgar dan karena anda ingin bergaya biar keren maka anda memakainya saja. Ckck inilah sebenarnya tragisnya anak muda sekarang. Mereka ingin bergaya namun tidak tahu kenapa ingin bergaya, biar dibilang keren? Masih jaman gak jadi diri sendiri???, keren sih boleh aja asal tau mana yang harus dikerenin dan mana yang harus gak dikerenin.
Bila anda ingin membeli baju yang berbahasa inggris biar keren namun tidak mengerti apa artinya lebih baik anda tidak usah membelinya dan cari dikamus dulu artinya. Karena bisa saja apa yang tercantum adalah hal yang membuat harga diri anda sendiri jatuh.
“ i am bitch”
“please check-in with me”
Ini adalah sepenggalan kata yang tercantum pada baju yang saya lihat sore itu yang dikenakan oleh seorang gadis cantik. Untuk yang tau mungkin ia akan merasa geli dan tertawa, bahkan tak urung menggodanya, karena itulah yang dilakukan segerombolan anak kampus pada gadis itu. Namun yang tidak tau mungkin hanya diam termasuk gadis itu. Disinilah sebetulnya perlu dipertanyakan, bahasa asing yang sudah menjamur keberbagai aspek perlu kita perdalam. Bahasa Inggris British atau Bahasa Inggris Amerika itu gak sekedar yes, no atau yang kita pelajari disekolah lho. Bahasa Inggris juga memiliki bahasa gahol yang jarang kita tau bahkan dipergunakan dalam pergaulan pelajaran sekolah kita. Karena pada dasarnya sekolah atau instansi menerapkan Bahasa Inggris British atau Amerika, dimana yang penggunaannya bersifat sopan dengan cantuman seratus persen untuk formil.
Nah lho nah lho, mau gaul bawa musibah…
Maka dari itu pertimbangkan dulu masak masak dan kalo sudah matang angkat untuk setuju membeli sesuatu yang berkaitan dengan bahasa. Apalagi kalo kita sendiri tidak mengerti.
Namun bila yang mengertiii?????? Dan tetap memakai??? Wah Tuhan tidak mengajarkan kita untuk menjatuhkan harga diri kita lho. Dan sesungguhnya kita dibiarkan untuk memilih siapa yang boleh menghina kita dan siapa yang tidak. Jadi, siapkan diri anda untuk mengerti dunia. Dunia selebar daun kelor itu gak sebetulnya betul banget lho…

Surga dan tangan ditangan kalian.

^aiiu^

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi