Sunday, October 24, 2010

Lovely Foreva

Lovely
Cintaku
Lovely foreva, aku sungguh mencintaimu, walau kini kau hanya berikan bayangmu saja padaku.
Lovely foreva, aku sungguh menyayangimu, walau kini kau hanya berikan suara untukku.
Aku mencintaimu,
Lewat ketulusanmu,
Aku mencintaimu,
Lewat bagaimana engkau memperlakukan aku….
Manusia hina yang telah busuk ditengah keramaian kota ini, yang telah terurai menjadi serpihan karbon dioksida ini menjadi oksigen….
Manakala engkau berikan hatimu padaku….
Engkau malaikat hatiku, meski dua adalah milikku…
Tak usah kau perhatikan aku jika nyawaku melayang
Tak usah kau pedulikan aku jika sakratul maut duduk disampingku, karena
Aku hanya membutuhkan bayangmu untuk menjadi cinta…
Aku hanya membutuhkan hatimu untuk menjadi tungku badanku yang neraka
Bolehkah aku cabut hatimu dari tubuhmu yang molek?
Untuk menjadi bagian dalam hatiku… bagian dalam badanku…
Menjadi tungku bagi es yang membeku….
Perbolehkanlah aku, menikammu dengan pisau lalu mengirismu dengan pisau lipat…
Agar aku dapat mengambil hatimu yang teralir darah merah segar, dengan nadi yang terurai…

No comments:

Post a Comment

  • Etika Profesi Akuntansi