Saturday, July 22, 2017

Mini Fiksi : "Pojok Ruang"

Sepi itu merenggut hadirku,
Tik.. tok.. tik.. tok
Nyaring bunyinya,
Aku memandangnya.

Rasa sepi ini,
Rasa sedih ini,
Tidak ada siapapun selain aku.

Aku berada dipojok ruangan tergelap,
Pengap dan tidak ada siapapun,
Aku merasa hilang dan kelam,
Aku tenggelam dalam rasa yang tidak berkesudahan.

Rasanya hidupku hilang sudah,
Hanya ragaku yang tersisa.
Bukan mengenai cinta,
Bukan mengenai kedua orang tua yang telah tiada,
Bukan karena siapapun yang disebut sahabat.
Tapi karena aku menjerumuskan diriku dalam kesepian yang merana.

Wednesday, July 19, 2017

Surat Untuk Jodoh

Halo Jodoh!
Apa kabarmu!

Lama sekali kukosongkan hati hingga laba-laba membuat kompeni di hati yang kosong ini. Mengenai kabarmu entah sakit atau sehat yang jelas ketika kita bertemu nanti kita dalam keadaan sehat ya!

Mungkin sekarang statusmu adalah milik seorang yang lain dan aku harus berterima kasih kepada seseorang yang sekarang kamu gandeng tangannya, peluk pundaknya dan dengan sayang menghalau dinginnya malam bahwa dia telah menjaga jodoh orang lain, atau bila statusmu sekarang sendiri, ingatlah bahwa diluar sana ada jodohmu yang tertunda.

Saturday, July 15, 2017

Mini Fiksi : "Tersenyumlah sayang, meski sembari berdarah"

Aku memandangnya dari jauh,
Jauh sekali,
Kalau aku bilang wajahnya terlihat jelas,
Maka jelaslah aku telah berbohong.
Aku mengatakannya semata-mata untuk menyenangkan diri.

Aku mencintainya sedari dia tidak mencintaiku,
Dulu bagiku cukup hanya memandangnya,
Pandang saja sepuas hati,
Sampai lelah menghampiri dan aku berhenti,
Lalu melakukannya keesokannya lagi.

Kali ini aku memandangnya dengan semangat tak terkira,
Hari ini ulang tahunnya,
Saat ini aku akan memandangnya sambil mendoakannya,
Cukup itu,
Lalu berbisik selamat ulang tahun dari hatiku yang terdalam.

Wednesday, July 12, 2017

Panduan Main Uno Stacko Ala Lebailabiel


Tahu Uno Stacko?
Bingung cara maininnya?
Tenang aja,
gue juga sama.

Nah tapi bukan bermaksud menyesatkan, yang jelas ini cara gue dan keluarga gue biasanya main mainan yang bertujuan bikin si ponakan terkecil kaget sampe nangis *senyum setan*

Uno Stacko seperti kita tahu terdiri dari balok warna warni (cuman 4 warna sih biasanya; ungu, kuning, merah, hijau, diluar itu haram).

Saturday, July 8, 2017

Mini Fiksi : "Selembar Nilai"

Perasaan takut itu timbul,
Menghantuiku,
Semua jadi terasa tidak masuk akal,
Aku sudah berusaha keras,
Aku sudah melakukan yang terbaik.

Selembar kertas itu mengkhianatiku,
Orang-orang disekitarku menjadi palsu,
Aku mencoba berlari,
Terus saja berlari,
Berharap ujung dunia adalah jurang,
Hingga aku terjun kedalamnya,
Dan tidak akan pernah terlihat lagi.

Siang itu,
Aku, kedua orang tuaku,
Diundang ke sekolah.

Wednesday, July 5, 2017

Family Gathering : Kebun Raya Bogor


Kalau ngomongin Family Gathering pasti yang terlintas dalam benak kalian adalah liburan dari perusahaan bareng keluarga. Nah kalau yang dimaksud disini adalah pertemuan keluarga beneran.

Bukan kebetulan dari pihak nyokap bersaudara tujuh dan kelimanya berada di Jakarta, sisanya berada di Magelang jaga tanah leluhur.
Sehubungan dengan liburan yang luar biasa panjang, maka keempat keluarga memutuskan untuk melakukan family gathering.
Rame? lumayan.
Satu keluarga aje punya anak 1 sampe 4, jadi kalian bisa bayangin gimana keluarga gue dengan tuyul-tuyulnya berkeliaran.

Saturday, July 1, 2017

Mini Fiksi : "Demi Ayahku"

Aku tidak apa,
Meski ayah dan ibuku berantem,
Aku tidak apa,
Aku hanya akan berpura-pura bermain dan tidak mendengar apa-apa.

Sungguh, aku tidak apa.
Aku hanya akan merasa sedih bila Ibu pergi tak kunjung kembali.
Aku merasa kehilangan bila kedua orang tuaku tidak di rumah yang sama.

Aku pernah bertanya pada ayah,
Kemana ibuku.
Ayah langsung memelukku,
Mengatakan ibu akan kembali pada waktunya
Aku hanya harus bersabar.

Aku tersenyum,
Kutepuk pundak ayah,
Aku katakan,
Demi ayah, aku akan menunggu ibu sampai kapanpun.

Saturday, June 24, 2017

Mini Fiksi : "Kenapa kamu meninggalkanku?"

Katanya dia akan mencintaiku apa adanya,
Itu katanya,
Bukan kata orang lain,
Justru karena itu katanya dan bukan kata orang lain aku percaya,
Itu karena aku teramat mencintainya.

Kuserahkan hidupku untuknya,
Selama bersamanya aku merasakan apapun yang akan terjadi aku akan bisa hidup,
Selama aku masih bisa tertawa bersamanya,
Apapun didepan sana tidak masalah.

Setidaknya itu pikirku,
Pikiranku yang terlalu polos yang hanya berpikir bila bersamanya,
Aku lupa menanamkan kesiagaan pada kepalaku,
Agar berpikir untuk apa aku hidup selain untuknya.

Saturday, June 17, 2017

Mini Fiksi : "Sakitku menjadikanku hidup (2)"

Matahari terbit dari Barat,
Lalu orang lain mulai teriak aku gila.
Aku memang gila, gila saking bosannya.
Tapi aku sudah menemukan solusi bosanku.
Cutter dan aku kini adalah sahabat sejati, tidak terpisahkan.
Sampai guru-guru mulai berdatangan,
Aku dikerumuni,
Dihakimi,
Dicibir,
Semua orang mulai berbisik-bisik padaku.
Salahku apa?
Kalian tidak pernah mengerti, jangan menghakimi.

Aku menangis sesenggukan,
Mencoba meraih apa yang tidak bisa kuraih,
Aku menangis kembali,
Serpihan kaca seperti menghantam tepat dijantungku.

Saturday, June 10, 2017

Mini Fiksi : "Sakitku menjadikanku hidup (1)"

Orang bilang aku terlalu manja..
Kata mereka, aku anak orang kaya yang manja..
Sama sekali tidak tahu bagaimana bekerja keras..
Tidak tahu bagaimana mencari uang sendiri..

Kata mereka aku ini sama saja tidak berguna bila tidak ada ayahku.
Kata mereka aku ini hanya bermodalkan uang ayahku.
Itu semua kata mereka,
Itu semua karna mereka tidak tahu betapa sulitnya aku dulu.

Mereka hanya memandangku sekilas, lalu berbicara seenaknya.
Seakan mereka tahu segalanya,
Seakan mereka tahu semuanya.
Itu menyebalkan.

Uang tidak jatuh begitu saja dari langit,
Ukuran seseorang bukan hanya seberapa banyak materi yang mereka punya bukan?
Karena saking giatnya bekerja keras,
Saking inginnya membahagiakan anaknya, ayahku bekerja siang dan malam.
Bekerja seperti tidak ada waktu yang berjalan.
Baik aku ada atau aku tidak ada, tetap sama. Ayahku tidak pernah ada dirumah.