Monday, May 29, 2017

Kenapa Barista Strb*ck suka banget teriak-teriak?

link

"triing.."
Ada notifikasi pesan masuk, gue liat sekilas tulisannya potongan harga. Begitu dibuka, beneran dipotong-potong.

Salah satu brand kopi menawarkan potongan khusus untuk resep baru mereka, berhubung promonya oke banget gue dan Gita langsung meluncur ke brand itu.
Sebenernya gue tergolong orang yang jarang banget ngopi-ngopi cantik macem orang metropolitan tapi demi temen cantik yang doyan promo kopi, rela deh gue haha..

Kebetulan tempat kerja gue gak jauh dari coffee shop yang dituju, begitu masuk meskipun belum kelar jam kantor udah terlihat antrian orang promo, gila orang Indonesia emang peka banget sama promo. Jadi kalau misalnya pasangan kalian gak peka kasih aja promo, misalnya promo cinta, promo kencan atau promo apa gitu mungkin aja dia jadi lebih peka.

Sunday, May 28, 2017

Boogie Cafe, Kafe Korea Menggigil

"I’m creeping in your heart babe
dwijipgo muneoteurigo samkyeo
geurae neol humchyeo tamnikhae"

Tenang tenang, itu bukan bahasa Bekasi kok. Itu lagunya Exo yang judulnya monster. Exo juga bukan sejenis makanan tapi itu boyband yang emang punya basis cukup besar di Indonesia. Gue sendiri bukan Fans Exo, masih setia sama girls generation dengan kaki jenjangnya #eh. haha..

Kali ini Bogor dan pesona kulinernya narik gue lagi, setelah sebelumnya berkesempatan pergi dengan duo maut @nesyanathan dan @darvintolie, kali ini gue dengan sejawat gila @ndydhi. Mendengar ada kafe gaya Korea di Bogor kita pun langsung samperin. Bermodal kereta lanjut angkot kita malah salah turun, walaaahh..
Yang seharusnya kita turun di Ramayana Jl. Padjajaran setelah pintu tol karena angkot 02 lewat situ (dan disambung angkot lain setelahnya) tapi kita malah turun di Hotel Amaris di Jl. Padjajaran. Karena dipeta terlihat begitu dekat akhirnya kita memilih untuk jalan kaki ketimbang melanjutkan dengan angkot.

Thursday, May 25, 2017

Kuliner Bogor : Dari Nyusu Keren sampai Makan Tisu


Rasanya gue udah beberapa kali bolak balik Bogor dan masih belum sanggup libas abis kuliner Bogor.

Kali ini gue, Nesya dan Darvin ke Bogor untuk jajah kuliner Bogor. Awalnya sih gak cuman bertiga tapi apa daya angin tak sampai, beberapa teman yang tadinya mau ikut cuman jadi bisikan belaka.

Perjalanan dimulai usai gue pulang gawe tancep gas ke Bogor naik kereta. Salah satu kesenangan gue naik kereta adalah ke Bogor cuman bayar goceng, hoho..

Sampai di Bogor kami langsung menuju lokasi pertama, MOMO MILK, iya!
Tempat nyusu paling keren fenomenal, denger-denger sih pake susu murni yang langsung diperes dari sapinya (dengernya sih begitu).

Sunday, May 21, 2017

ODT : Yuk Wisata Sejarah Ke 3 Pulau Ini!

Maen air sambil belajar sejarah?
Kenapa enggak, itu lah yang gue lakuin di hari minggu (07/05/2017) bulan ini.

Berhubung kali ini gue pun melakukan one day trip pake bumbu spesial, gak solo trip ataupun backpackeran, tapi pake paketan yang tersedia. Ini kali pertamanya gue ke Pulau yang ada di Jakarta tanpa nego harga sama nelayan. Gue make jasa "Seesun Travel" yang gue nemu di IG berkat rekomendasi teman, sebenernya dia pun belum pernah make jasa ini. Bermodal kepercayaan dan lumayan banyak juga yang make jasa dia, akhirnya gue beraniin make jasa ini.

Nah gak kayak biasanya gue berangkat dari Muara Angke atau Pelabuhan Kali Adem, kali ini gue diminta naik dari dermaga Muara Kamal, dimana itu? gue pun juga gak tau... haha.. baru pertama kali denger soalnya.

Gue sendiri memutuskan untuk naik kereta, kalau kalian memutuskan untuk naik kereta, stasiun yang paling dekat adalah Stasiun Rawa Buaya (Jalur arah Tangerang), dari sini sebaiknya naik taksi atau ojek online karena akses masuk yang sulit.
Kalau memang mau naik angkot, naiklah mobil carry tanpa plat. Biasanya dipatok 30rb.

Cari tiket murah? GATF aja..

Senayan sabtu (11/03/2017) bukan main ramainya, bukan mau demo atau mau ada kader partai yang dateng, ini lebih dari itu.
Ada GATF gaes.. gak tau GATF? Tenang jangan panik, jangan sedih, gue juga baru tau kemarin kok.. haha..

GATF ini adalah Garuda Travel Fair, jadi semacam pameran tapi orientasi ke tiket pesawat dan segala akomodasinya untuk pergi berlibur. Garuda sebagai penyedia layanan transportasi menjadi wadah bagi fasilitas lain untuk unjuk merk di pameran ini. Bayangin aja kalian bisa naik Garuda modal 900ribu ke Bali PP loh yaaa atau 3jutaan untuk paket honeymoon, loh kok seneng?
Iyaaa seneng, yang bikin gak seneng Promo yang "wah" itu berlaku kalo kalian punya kartu bank BNI. Pas tau kenyataan ini rasanya dari Surga langsung dihempas ke dasar Neraka, kok dosanya jadi kayak numpuk 7 turunan..

Thursday, May 4, 2017

Jembatan Cinta sampai Hutan Mangrove, di Bekasi nih Gan!

Udah tau dong Bekasi terkenal banget sama harapan-harapannya, mulai dari indah, baru sampe jaya. Nah, sekarang ini Bekasi juga punya hutan mangrove yang didalamnya ada jembatan cinta.
Hasik gak tuh?
So, ketika mendapatkan libur bukan di tanggal merah (terimakasih pilkada Jakarta putaran kedua, engkau menginsipirasiku). Gue dan Yoana, memutuskan untuk berkunjung ke Hutan Mangrove kepunyaan Bekasi yang letaknya gak jauh-jauh amat.

Kebetulan meeting point kita di Harapan Indah, biar bisa berkhayal yang indah-indah dulu. Lalu kita lanjutkan dengan menyusuri Banjir Kanal Timur (BKT), susuri BKT sampe ujung jalan (disini ada jembatan) ambil kanan lalu lurus sampai ketemu Marunda Center, tenang dari Marunda Center jangan bahagia dulu perjalanan masih memakan waktu lagi. Nah dari sini lurus terus sampe bosen, hati-hati jalannya agak rusak karena kondisi tanah kosong yang dibanjiri air. Setelah mentok dan gak bisa lurus lagi ambil kiri, karna kalau kanan balik lagi ke Harapan Indah (ternyata ada jalan lebih dekat haha). Setelah ambil kiri lurus aja terus sampe ketemu masjid yang bagus banget dan disebelah PLTGU Muaratawar. Ikuti saja jalan di PLTGU Muaratawar ini sampai ke belakang PLTGU, lalu kita akan ketemu kremotariun nirwana yang letaknya persis didepan loket masuk wisata ini.

Sunday, April 30, 2017

Tsamara Resto - Resto dengan Konsep Unik, Hangout Kekinian

Halo Lebaiers!
Piye kareba?

Kali ini gue kembali menjelajahi daerah Bekasi, tapi bukan sembarang Bekasi. Ini Bekasi yang terletak dipedalaman sana dan sangat jauh dengan induknya. Ini Bekasi yang ambil bagian didaerah Cibubur. Ini Bekasi yang sebenernya deket banget sama tol. wkwk..

Agak lebai sih emang, ini cuman di Pondok Melati - Bekasi kok. Kalau dari Jatiasih tinggal lurus aja, kalau dari Jakarta tinggal ambil arah TMII - Bambu Apus - Cipayung - Jl. Raya Hankam - Pondok Melati, cuman ambil jalan begitu tapi memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit dalam kondisi tidak terlalu macet.

Ini kemana sih?
Ada apa sih?
Emang ada yang seru-seru gitu sampe disamperin?
Penting banget gitu sampe pedalaman?

Saturday, April 15, 2017

Semangkok Mie dan Hujan Kenangan

Entah kenapa setiap langit membawa pesan dalam hujan, selalu teringat mie rebus dalam mangkok dengan asap yang mengepul.
Mengibarkan panji kemerdekaan pada pribadi yang kalah oleh nafsu. Lapar tidak namun hujan yang turun menggiring pada kehangatan yang dibutuhkan.

Katanya pesan dalam hujan itu sering membuat hati menggalau, katanya setiap denting hujan yang bercengkerama dengan atap, aspal, pohon menghasilkan nada-nada yang membuat kita terhanyut.
tik.. tik.. tik begitu bunyinya..
Katanya pesan dalam hujan yang sering membawa kita kepada kenangan masa lalu itu, akibat dari air dan debu yang membasahi tanah, membangunkan aroma tidak biasa.

Hujan selalu menjadi pesan tersendiri dan langit selalu mengantarkannya dengan baik.
Baik hujannya besar ataupun ringan-ringan saja.
Sajalah hujan itu turun apa adanya.
Adanya besar ya besar, adanya kecil ya kecil.
Kecil kemungkinan semuanya menyukai,
Menyukai hujan yang apa adanya.

Wednesday, April 12, 2017

Setan and The Power Of Tepok

Pasti kalian bertanya-tanya apakah itu TEPOK, karena disandingkan dengan penggunaan bahasa inggris, ditambah ini bukanlah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tepok dalam bahasa Bekasi dan Tepuk dalam bahasa Indonesia sejatinya, menurut KBBI adalah :
    “3. Tamparan tidak keras dari belakang dan dari samping”

Jadi, TEPOK adalah penggunaan tangan untuk menampar pundak/bahu/kepala dari belakang atau dari samping, karna kalau depan bukan menepuk tapi mengelus *mau dong dielus*.

Pertama akan gue jelaskan dulu hikayat dari pengambilan judul yang agak misterius ini, awalnya dari perbincangan di grup WhatsApp, yang entah terdampar dipulau mana pada akhirnya salah satu anggota menceritakan bagaimana kejadian mistis ini hinggap.

“Aku emang udah capek banget waktu itu, tapi aku paksa soalnya penutupan kemping. Ini juga aku diceritain sama temen aku, jadi pas udah capek-capeknya tiba-tiba pundak terasa berat banget, aku udah gak tau lagi tuh ada apa. Nah katanya aku jalan ke barisan belakang. Pas jalan gitu aku dihadang sama kakak Pembina, dia bilang “Mau kemana?” terus aku ketawa gitu ditanyain, “mau kemana ya, hehe..”, “mau bawa murid saya kemana?” Tanya kakak pembinanya, nah kakak pembinannya ini emang bisa ‘ngeliat’, “kerumah saya”, waktu ngomong begitu aku sambil nunjuk kali yang ada dibelakang, nah aku langsung ngeloyor pergi, “istigfar de istigfar.. sadar de”, kakak Pembina ngomong begitu sambil nepok pundak aku, dan sisanya aku denger kakak Pembina bacain surat buat aku terus aku pingsan deh 2 hari”

Jadi, karena menepuk akhirnya sadar, bagaimana gue gak bilang bahwa ada kekuatan dalam tepokan itu? Apakah itu tepokan mistis juga?

Semudah itukah setan menyerah pada sebuah tepokan?
Apakah setan adalah tipe sensitif, ditepok dikit baper selangit?
Atau setan adalah orang yang gak suka digangguin?

Sunday, April 9, 2017

Surat di tanggal 10


“Menurutmu gadis mana yang tidak sedih melihat lelakinya menerima surat dari wanita lain?” Anya menatap Widya dengan mata berkaca-kaca, bahkan untuk menangis pun wanita ini tidak sudi, coba kita lihat sampai kapan dia mampu menahan gejolak diri untuk menangis.

“Memangnya sudah dipastikan itu dari wanita idaman lain?” Widya mencoba bersikap bijak, Anya memalingkan wajahnya

“Surat yang terlalu indah untuk dikatakan bukan dari wanita lain”, Anya menjawab mantap, Widya menghela nafas. Sudah sekian kali sahabat karibnya, Anya mengajukan keraguan terhadap suaminya. Suami yang amat dicintainya itu dan entah karena saking cintanya hingga dibutakan keraguan yang bahkan tidak bisa diungkapkan dengan jujur terhadap suaminya itu.

“rasional sedikit bisa? Dijaman serba modern begini, kenapa tidak lewat media sosial saja?” untuk kesekian kalinya Widya menyadarkan Anya untuk lebih mencari lebih detail mengenai surat mencurigakan itu.

“mungkin saja dia mencoba romantis”, Anya mengelak, Widya menghela nafas.

Setiap bulan, tanggal 10. Seperti tagihan uang sekolah anak-anak pada umumnya, namun istri dengan perkawinan seumur jagung yang duduk didepan Widya selalu menghampirinya dan mengeluhkan keraguan yang seperti tidak ada ujungnya itu.
Anya terlalu takut mengutarakan keraguannya kepada Ivan, suami yang amat diidolakannya itu, namun segala keraguan setiap tanggal 10 itu dirasa Widya sudah membuat depresi sahabat karibnya.